Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Citra Andy Cabut Laporan Pelecehan yang Seret Nama Suami Artis Olla Ramlan

Minggu, 03 April 2022 | 12:16 WIB Last Updated 2022-04-03T18:20:39Z
Citra Andy.
MEDAN (Kliik.id) - 
Citra Andy yang diduga dianiaya dan dilecehkan temannya suami artis Olla Ramlan, Aufar Hutapea, mencabut laporannya di Polrestabes Medan.

Kepada wartawan, Sabtu (2/4/2022), Citra Andy membenarkan dirinya telah mencabut laporan kasus yang dialaminya. Ia mengaku, sebelum mencabut laporan, pihaknya telah bertemu dengan terduga pelaku untuk melakukan mediasi.

Dari pertemuan itu, kata Citra, terduga pelaku telah meminta maaf dan bertanggung jawab atas kejadian itu. Kedua pihak sepakat berdamai.

"Dari pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian, mengingat itikad baik yang langsung menemui saya dan bertanggung jawab," katanya.

Ia berharap agar kekerasan dan pelecehan terhadap wanita tidak terjadi lagi di Kota Medan.

"Saya berharap hal-hal seperti ini tidak terjadi kembali," ujarnya.

Pencabutan laporan ini juga dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus.

"Iya, surat pencabutan laporan sudah kami terima," ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Minggu (3/4/2022).

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita selebgram di Kota Medan, Sumut, Citra Andy mengaku telah dilecehkan dan dianiaya oleh beberapa pria. Yang bikin mengejutkan, nama suami artis Olla Ramlan, Aufar Hutapea ikut terseret di dalam kejadian ini.

Melalui akun Instagramnya @citraandy, Citra Andy bercerita tentang bagaimana pelecehan seksual tersebut menimpa dirinya.

Dalam penjelasannya, awalnya ia pergi bersama Aufar Hutapea yang kebetulan adalah temannya ke sebuah kafe di Kota Medan pada Minggu (13/3/2022).

Mereka ke tempat tersebut untuk bertemu dengan beberapa teman Aufar yang sudah hadir dan menunggu disana. Sesampainya di tempat, Aufar meninggalkan Citra bersama teman-temannya yang lain untuk memesan makanan.

"Saya yang bernama Citra Andy adalah korban penganiyaan dan juga pelecehan yang terjadi di Jalan Sei Serayu tepatnya di Kuhi Cafe. Bermula pada saat saya dan teman saya yang bernama Aufar Hutapea yang saya ketahui bekerja sebagai pengusaha muda dan memiliki nama yang cukup populer di Medan pergi bersama-sama ke kafe tersebut untuk menemui beberapa teman akrabnya," tulis Citra Andi dalam Instagramnya seperti dilihat Kliik.id, Rabu (16/3/2022).

"Kemudian sesampainya disana saya ditinggal bersama teman Aufar," lanjutnya.

Kemudian, teman Aufar meminta nomor teleponnya namun Andi menolak untuk memberikannya. Lalu pelaku juga meminta nomor rekening milik Citra.

"Selanjutnya tinggallah saya dan dengan teman-teman Aufar yang lain serta pelayan kafe yang berada di lantai 2. Kemudian teman Aufar mendatangi saya dan dan meminta nomor Hp mu dek kemudian saya jawab tidak ada, lalu pelaku berkata nomor rekening adek ajalah dan saya juga tidak memberikan," tulisnya.

Kemudian, teman Aufar tersebut disebutkan memegang payudara miliknya. Saat hal itu terjadi, suami Olla Ramlan sudah kembali ke tempat duduk mereka di awal bertemu dan hanya diam menyaksikan hal tersebut terjadi.

"Selanjutnya teman Aufar tersebut memegang payudara saya di bagian tengah dan disaksikan teman-teman lainnya serta pelayan kafe tersebut juga melihat hal ini. Teman saya Aufar saat kejadian itu juga sudah kembali dan melihat kejadian tersebut, namun ia hanya diam saja dan membiarkan saya dianiaya dan dilecehkan," katanya.

Tak hanya melakukan pelecehan, pelaku juga melakukan kekerasan terhadap dirinya dengan menyeret dan memukul beberapa bagian tubuhnya hingga dirinya jatuh sakit dan mengalami kesulitan melakukan aktivitas seperti biasa.

"Pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap saya dengan cara menyeret saya sampai tergeletak di lantai, kemudian pelaku menendang dan memukul saya pada bagian belakang pinggul dan lutut kiri kanan secara membabibuta dan membuat saya kesulitan untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Pelayan kafe dan juga beberapa teman-teman saudara Aufar lainnya tidak ada yang berani untuk mengamankan saya atau memberi perlindungan kepada saya," katanya.

Tak hanya itu setelah memukul pelaku juga menyeret korban sampai ke parkiran kafe tersebut.

"Tak hanya itu saja setelah pelaku selesai melakukan penganiayaan kepada saya teman pelaku lainnya juga ikut menyeret paksa saya keluar sampai ke parkiran Kafe Kuhi, mengakibatkan lengan sebelah kiri dan kanan saya memar dan sakit," pungkasnya.

Korban membuat pengaduan ke Polrestabes Medan dengan nomor: STTLP/822/III/2022/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut, Tanggal 13 Maret 2022. (Rls)
×
Berita Terbaru Update