Pendaftaran SPMB Jalur Domisili di Tebingtinggi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Notification

×

Pendaftaran SPMB Jalur Domisili di Tebingtinggi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Senin, 15 Juni 2026 | 17:17 WIB Last Updated 2026-06-15T17:19:47Z
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi secara resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk Jalur Domisili, Senin (15/6/2026).

TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Setelah menyelesaikan tahapan seleksi jalur Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi secara resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk Jalur Domisili, Senin (15/6/2026).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Maya Soraya bersama tim verifikator SPMB menegaskan seluruh proses seleksi tahun ini dirancang secara transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

"Masyarakat dan orang tua calon siswa dapat memantau langsung data pendaftaran melalui situs resmi di spmb.tebingtinggikota.go.id. Ini komitmen kami untuk menyelenggarakan penerimaan siswa yang adil dan terbuka," ujar Maya.

Maya menjelaskan pelaksanaan SPMB Jalur Domisili ini akan dibagi menjadi dua tahapan.

Tahap pertama berlangsung mulai tanggal 15 hingga 23 Juni 2026, sedangkan tahap kedua berlangsung mulai tanggal 29 Juni hingga 3 Juli 2026.

Selain jadwal tersebut, tim verifikator SPMB juga mengingatkan masyarakat mengenai syarat khusus terkait validitas dokumen kependudukan.

Guna mengantisipasi manipulasi data zonasi, Kartu Keluarga (KK) yang digunakan wajib telah berlaku minimal satu tahun terhitung per tanggal 30 Juni 2025.

Jika terjadi perpindahan alamat atau penerbitan KK baru di luar ketentuan tersebut, maka dokumen tersebut tidak dapat langsung digunakan untuk mendaftar pada jalur domisili.

Meskipun seluruh proses pendaftaran diakses secara online, Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi tetap menunjukkan komitmen pelayanannya dengan menyediakan bantuan langsung bagi orang tua wali murid yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran.

"Jika ada orang tua yang tidak mengerti cara mendaftarkan anaknya, kami siap membantu secara langsung di kantor dinas," kata salah seorang petugas layanan SPMB.

Dengan keterbukaan informasi ini, Dinas Pendidikan berharap masyarakat semakin percaya terhadap proses penerimaan murid baru.

Transparansi yang diterapkan diyakini mampu menciptakan sistem yang adil, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku. (Red)
×
Berita Terbaru Update