Notification

×

Iklan

Dugaan Pelecehan Citra Andy oleh Rekan Suami Olla Ramlan, Polisi Periksa 2 Karyawan Kafe

Kamis, 24 Maret 2022 | 16:02 WIB Last Updated 2022-03-24T17:27:35Z
Citra Andy.
MEDAN (Kliik.id) - 
Polrestabes Medan telah memeriksa dua pegawai Cafe Kuhi, Jalan Sei Serayu, Kota Medan, yang menjadi lokasi terjadinya dugaan pelecehan seksual seorang selebgram wanita bernama Citra Andy.

"Dua orang karyawan Cafe Kuhi sudah diperiksa," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus saat dikonfirmasi, Kamis (24/3/2022).

Firdaus mengatakan pihaknya akan mengecek perihal pemanggilan kedua kalinya terhadap korban Citra Andy. Pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Sejauh ini, setidaknya 3 orang saksi telah diperiksa serta lokasi kejadian.

Ada beberapa kendala didapatkan. Misalnya CCTV yang berada di lokasi rusak. Sementara korban tidak terlalu mengenali wajah pelaku.

"Kami kesulitan mengungkap kasus tersebut lantaran CCTV di lokasi rusak dan korban tidak mengenali wajah pelaku," katanya.

Kuasa hukum Citra Andy, Thompson Hutahaean mengatakan pihaknya hari ini akan menyambangi Polrestabes Medan.

"Nanti rencananya konferensi pers. Untuk lebih lengkapnya nanti akan kami sampaikan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita selebgram di Kota Medan, Sumut, mengaku telah dilecehkan dan dianiaya oleh beberapa pria.

Yang bikin mengejutkan, nama suami artis Olla Ramlan, Aufar Hutapea ikut terseret di dalam kejadian ini. Wanita tersebut bernama Citra Andi.

Melalui akun Instagramnya @citraandy bercerita tentang bagaimana pelecehan seksual tersebut menimpa dirinya. Dalam penjelasannya, awalnya ia pergi bersama Aufar Hutapea yang kebetulan adalah temannya ke sebuah kafe di Kota Medan pada Minggu (13/3/2022).

Mereka ke tempat tersebut untuk bertemu dengan beberapa teman Aufar yang sudah hadir dan menunggu disana. Sesampainya di tempat, Aufar meninggalkan Citra bersama teman-temannya yang lain untuk memesan makanan.

"Saya yang bernama Citra Andy adalah korban penganiyaan dan juga pelecehan yang terjadi di Jalan Sei Serayu tepatnya di Kuhi Cafe. Bermula pada saat saya dan teman saya yang bernama Aufar Hutapea yang saya ketahui bekerja sebagai pengusaha muda dan memiliki nama yang cukup populer di Medan pergi bersama-sama ke kafe tersebut untuk menemui beberapa teman akrabnya," tulis Citra Andi dalam Instagramnya seperti dilihat Kliik.id, Rabu (16/3/2022).

"Kemudian sesampainya disana saya ditinggal bersama teman Aufar," lanjutnya.

Kemudian, teman Aufar meminta nomor teleponnya namun Andi menolak untuk memberikannya. Lalu pelaku juga meminta nomor rekening milik Citra.

"Selanjutnya tinggallah saya dan dengan teman-teman Aufar yang lain serta pelayan kafe yang berada di lantai 2. Kemudian teman Aufar mendatangi saya dan dan meminta nomor Hp mu dek kemudian saya jawab tidak ada, lalu pelaku berkata nomor rekening adek ajalah dan saya juga tidak memberikan," tulisnya.

Lalu, teman Aufar tersebut disebutkan memegang payudara miliknya. Saat hal itu terjadi, suami Olla Ramlan sudah kembali ke tempat duduk mereka di awal bertemu dan hanya diam menyaksikan hal tersebut terjadi.

"Selanjutnya teman Aufar tersebut memegang payudara saya di bagian tengah dan disaksikan teman-teman lainnya serta pelayan kafe tersebut juga melihat hal ini. Teman saya Aufar saat kejadian itu juga sudah kembali dan melihat kejadian tersebut, namun ia hanya diam saja dan membiarkan saya dianiaya dan dilecehkan," katanya.

Tak hanya melakukan pelecehan, pelaku juga melakukan kekerasan terhadap dirinya dengan menyeret dan memukul beberapa bagian tubuhnya hingga dirinya jatuh sakit dan mengalami kesulitan melakukan aktivitas seperti biasa.

"Pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap saya dengan cara menyeret saya sampai tergeletak di lantai, kemudian pelaku menendang dan memukul saya pada bagian belakang pinggul dan lutut kiri kanan secara membabibuta dan membuat saya kesulitan untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Pelayan kafe dan juga beberapa teman-teman saudara Aufar lainnya tidak ada yang berani untuk mengamankan saya atau memberi perlindungan kepada saya," katanya.

Tak hanya itu setelah memukul pelaku juga menyeret korban sampai ke parkiran kafe tersebut.

"Tak hanya itu saja setelah pelaku selesai melakukan penganiayaan kepada saya teman pelaku lainnya juga ikut menyeret paksa saya keluar sampai ke parkiran Kafe Kuhi, mengakibatkan lengan sebelah kiri dan kanan saya memar dan sakit," pungkasnya.

Akibat kejadian itu, korban membuat pengaduan ke Polrestabes Medan dengan nomor: STTLP/822/III/2022/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut, Tanggal 13 Maret 2022. (Rls)
×
Berita Terbaru Update