Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Pria Penikam Teman Wanita di Medan Ditangkap, Kakinya Ditembak, Terungkap Ini Motifnya

Rabu, 22 Desember 2021 | 19:08 WIB Last Updated 2021-12-22T17:55:03Z
Konferensi pers kasus penikaman wanita di Medan.

MEDAN (Kliik.id) - 
Kesal selalu dimintai uang menjadi motif pria bernama M Faris (26) menikam dan merampok mobil teman wanitanya, Indah Khairani (26).

Aksi ini terjadi di Jalan Kol Yos Sudarso, Kota Medan, tepatnya di depan Universitas Dharmawangsa, Selasa (21/12/2021).

Korban Indah Khairani merupakan warga Jalan Sekata, Gang Flamboyan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

"Motifnya pelaku kesal karena selalu dimintai uang setiap bertemu dengan korban. Pelaku juga sakit hati karena sering dimaki-maki oleh korban," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus kepada wartawan, Rabu (22/12/2021) di Mapolrestabes Medan.

Usai menerima informasi kejadian tersebut, kata Firdaus, tim gabungan Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut melakukan penyelidikan.

"Kurang dari 1x24 jam, pelaku bersama mobil BK 1273 ZA milik korban berhasil ditemukan," jelasnya.

Saat hendak diamankan, pelaku yang bekerja sebagai karyawan di Wijaya Karya (WIKA) ini berusaha melawan sehingga petugas menembak kedua kaki pelaku. Selanjutnya, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan medis.

Petugas juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban dan 1 unit mobil BK 1273 ZA milik korban.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus menginterogasi pelaku.
Saat dihadirkan di Polrestabes Medan, Pelaku Faris mengaku kenal dengan korban lewat Instagram (IG). Pelaku mengaku kesal karena setiap kali bertemu korban selalu memintai uang.

"Setiap kali ketemu dia selalu minta uang. Katanya untuk keperluan sehari-hari. Karena gengsi ya aku beri. Kadang Rp1 juta, kadang Rp 1,5 juta," katanya.

Pelaku mengaku dirinya tidak berniat untuk mencuri mobil korban. Usai kejadian penikaman, ia kebingungan dan terpaksa membawa mobil korban.

Sementara, pisau yang digunakannya untuk menikam korban baru saja dibeli untuk keperluan kost bersama barang-barang lainnya.

Sebelumnya, kejadian bermula ketika korban datang menjemput pelaku yang merupakan teman dekatnya di sekitar Pajak USU (Pajus), Jalan Jamin Ginting Medan. Korban datang mengendarai mobil BK 1273 ZA warna merah.

Keduanya pun pergi berkeliling. Namun, saat berada di sekitar Jalan Yos Sudarso, tepat di depan Universitas Dharmawangsa Medan pelaku menikam korban.

Sebanyak 10 tusukan menghujam ke tubuh korban diantaranya 1 tusukan di leher, 4 tusukan di perut, 3 tusukan di kaki kiri dan 2 tusukan di kaki kanan.

Usai menikam korban, pelaku membawa kabur mobil korban. Tak lama berselang, saksi bernama Riski Rahmayadi melintas di sekitar lokasi dan melihat korban dalam kondisi kritis berlumuran darah. Saksi langsung membawa korban ke RS Putri Hijau Medan. (Rls)
×
Berita Terbaru Update