Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Rapidin Simbolon: Bawaslu Itu Wasit, Bukan Pemain Pemilu!

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:49 WIB Last Updated 2021-10-26T08:58:20Z
Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, saat memberikan sambutan.

MEDAN (Kliik.id) - 
PDI Perjuangan (PDIP) menginginkan dan mengharapkan bahwa dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang bisa berjalan dengan baik, adil, jujur, bebas dan rahasia, sehingga kualitas demokrasi di Indonesia semakin baik.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, dalam acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 yang digelar Bawaslu dan Komisi II DPR RI di Hotel Grand Antares Medan, Selasa (26/10/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang dan Bawaslu RI Fees Edward Siregar sebagai narasumber, Komisioner Bawaslu Sumut dan Medan serta beberapa pengurus DPD PDIP Sumut.

Sebagai salah satu calon Pemilukada 2020, Rapidin menyebutkan bahwa dirinya merasakan tidak terciptanya suasana keadilan dari penyelenggara dan pengawas.

"Semua orang tahu bahkan penyelenggara dan pengawas pemilu mengetahui maraknya praktik politik uang, tetapi tidak ada tindakan di lapangan oleh penyelenggara, akhirnya saya harus menuntut sampai ke Mahkamah Konstitusi untuk mendapat keadilan dan jika praktik seperti ini dibiarkan maka kita khawatir menjadi preseden buruk bagi pembangunan demokrasi di Sumut," ujar Rapidin.

Seperti diketahui bersama, lanjut Rapidin, bahwa banyak sekali Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah karena kasus korupsi dan banyak diantara mereka yang dalam memenangkan dirinya ketika pilkada melakukan politik uang.

"Saya berharap kedepannya penyelenggara Pemilu terutama Bawaslu mampu bertindak adil dan melakukan proses pencegahan agar tidak terjadi money politik. Karena saya melihat Bawaslu belum melakukan terobosan yang signifikan untuk menghilangkan praktek politik uang yang terstruktur dan sistematis, padahal peristiwa itu benar-benar terjadi namun tak terlihat. Ibaratnya seperti pohon kelapa bergoyang dihembus angin tetapi anginnya tidak terlihat," kata Rapidin.

Di akhir Sambutannya, Rapidin memberikan masukan agar memasukan dan mendudukkan orang-orang yang memiliki dedikasi yang tinggi serta kejujuran agar bias mengawal proses demokrasi ini kedepan.

"Cari orang-orang di Bawaslu yang memiliki sifat jujur, adil dan profesional dalam menjalankan tugasnya untuk menghasilkan pemilu yang lebih baik kedepannya, dan yang lebih penting Bawaslu harus mampu bertindak sebagai wasit bukan pemain dalam pemilu kedepan," pungkas Rapidin.

Sementara itu, Junimart Girsang menyatakan bahwa kunci berkualitasnya Pemilu dan Pilkada terletak pada kinerja Bawaslu.

"Pemilu dan Pemilukada bisa berlangsung secara baik, jujur, adil dan berkualitas ditentukan oleh sikap Bawaslu yang tegas dan berani mengambil tindakan hukum sesuai dengan UU termasuk saat KPU melakukan pelanggaran terhadap berbagai konflik atau pelaksanaan pemilu itu sendiri," ujar Junimart. (Rls)
×
Berita Terbaru Update