Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Sejumlah Jalan Provinsi di Tebingtinggi Rusak Parah, Begini Kata Dinas PUPR

Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:34 WIB Last Updated 2021-08-18T14:49:37Z
Kondisi Jalan Setia Budi, Kota Tebingtinggi, yang kondisinya rusak parah
TEBINGTINGGI (Kliik.id) - Rusaknya infrastruktur di sejumlah jalan berstatus Provinsi di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, meresahkan masyarakat sekitar.

Aktivitas masyarakat sangat terganggu dengan rusaknya jalan penghubung antara kabupaten/kota ini. Tak hanya para pengendara jalan, namun juga merugikan pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar jalan.

Seperti terpantau di Jalan Letda Sujono Kota Tebingtinggi arah ke Sipispis (Sergai), Jalan Setia Budi arah ke Dolok Masihul (Sergai), Jalan Djuanda dan Jalan Musyawarah, kondisinya rusak parah.

"Karena kondisi jalan yang sudah sangat parah, di musim hujan sangat berlumpur dan licin. Sementara di musim kemarau jalan ini sangat berdebu," ujar warga sekitar, Putra, kepada wartawan, Rabu (18/8/2021).

Meski status jalannya itu sudah jelas adalah jalan provinsi, kata Putra, namun yang justru terjadi di lapangan adalah baik pemerintah provinsi maupun kota justru saling lempar tanggung jawab.

"Kami berharap peran komunikasi dan koordinasi Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Kota Tebingtinggi harus tetap jalan. Sebab kalau dilihat dari fungsinya punya tanggung jawab yang sama yaitu fungsi pembangunan," katanya.

"Mestinya ada pertanggungjawaban perbaikan rusaknya jalanan yang diakibatkan oleh kendaraan pembawa material pembangunan jalan tol di sekitar lokasi," sambungnya.

Pada kenyataannya, lanjut Putra, setiap dipertanyakan kepada Pemerintah Kota, mereka selalu beralasan itu merupakan jalan provinsi. Begitu pula Pemerintah Provinsi belum ada respon terhadap rusaknya jalan penghubung Kota Tebingtinggi-Kabupaten Sergai tersebut.

"Kami minta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi segera memperbaiki jalan provinsi tersebut. Jangan selalu beralasan menunggu pembangunan jalan tol selesai. Ini sudah hitungan tahun. Jadi kalau belum selesai jalan tol, harus tunggu sampai kapan? Berapa lama lagi kami harus memakan debu? Dan mau berapa lagi korban jiwa yang melayang akibat jalan rusak?," ucapnya.
Kondisi Jalan Letda Sujono sebagai akses ke Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas PUPR Tebingtinggi Reza Aghista, memberikan penjelasan terkait jalan provinsi yang berada di Kota Tebingtinggi yang mengalami kerusakan parah ini.

'Kita menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait jalan rusak yang berlokasi di Jalan Letda Sujono, Jalan Setia Budi, Jalan Musyawarah dan Jalan Juanda. Yang mana jalan ini merupakan jalan milik provinsi, sehingga Pemko Tebingtinggi tidak memiliki kewenangan dan alokasi anggaran untuk memperbaikinya," kata Reza saat dikonfirmasi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tebingtinggi telah menyurati Pemerintah Provinsi Sumut, melalui Dinas Bina Marga terkait kondisi dan permasalahan yang ada.

"Pemerintah Kota Tebingtinggi telah berkoordinasi dengan PT. Hutama Marga Waskita selaku pelaksana Pembangunan Jalan Tol Kualanamu-Tebingtinggi-Kuala Tanjung-Pematangsiantar dan juga Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara. PT HMW berkomitmen untuk melakukan perbaikan akibat dampak pembangunan jalan tol tersebut di Kota Tebingtinggi. Namun pada tahun ini masih terkendala dengan penundaan pembiayaan yang bersumber dari APBN sebagai akibat prioritas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Indonesia," ujarnya.

Namun demikian, Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen pada tahun 2022 akan dilakukan perbaikan jalan, dengan memasukkan usulan kegiatan perbaikan 4 ruas jalan ini kedalam Musrenbang Provinsi Sumut Tahun 2022.

"Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara telah memasukan keempat ruas jalan tersebut sebagai prioritas utama untuk ditangani Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2022. Dinas PUPR Kota Tebingtinggi terus berkomunikasi dan koordinasi dalam setiap pertemuan dengan Dinas Bina Marga Provinsi agar nantinya perbaikan 4 ruas jalan ini dapat dilaksanakan," ucapnya.

"Masyarakat diharapkan dapat bersabar dalam menyikapi kondisi ini. Pemko Tebingtinggi pasti berupaya agar Pemprovsu dapat merealisasikan perbaikan ruas jalan ini di tahun 2022," tutupnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update