Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

PPKM Darurat, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Larang WNA Masuk Indonesia

Minggu, 04 Juli 2021 | 16:12 WIB Last Updated 2021-07-04T13:15:33Z
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad
JAKARTA (Kliik.id) - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah tegas pemerintah yang telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Namun, Dasco meminta pemerintah juga menutup pintu untuk warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia.

"PPKM Darurat ini dilakukan sebagai upaya dalam menekan laju penyebaran virus yang kian mengkhawatirkan di setiap harinya," kata Dasco dalam keterangan tertulis, Minggu (4/7/2021).

Dasco mengatakan, efektifitas PPKM Darurat penting untuk diutamakan. Karena itulah dia meminta pemerintah untuk melarang WNA masuk ke Indonesia, baik dengan asalan bekerja maupun wisata.

"Efektifitas dari kebijakan ini penting untuk diperhatikan, supaya pemberlakuannya hanya sekali saja dan tidak berdampak negatif yang cukup dalam terhadap berbagai sektor. Oleh karenanya, selama pemberlakuan PPKM Darurat saya meminta kepada Pemerintah agar mengambil langkah tegas dengan melarang WNA masuk ke Indonesia, dengan alasan berwisata maupun bekerja," tutur Koordinator Satgas Lawan COVID-19 dan PEN DPR RI itu.

Di samping alasan efektifitas, Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga mengingatkan tentang keselamatan masyarakat. Selain itu, juga sebagai langkah antisipasi bertambahnya varian virus baru yang masuk ke Indonesia.

"Saya pikir, kita semua bersepakat bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, maka langkah tegas ini perlu dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dan juga langkah antisipasi masuknya varian virus baru dari luar negeri," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dasco pun berharap masyarakat untuk tidak lelah dalam melawan COVID-19. Dia juga mewanti-wanti masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi aktifitas di luar rumah selama PPKM Darurat.

"Kita semua tentu sudah lelah dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta beraktifitas di rumah saja, namun demi kebaikan dan keselamatan bersama, mohon untuk tidak kendor. Mari kita bangun kesadaran bersama untuk melawan virus ini dengan tetap menerapkan prokes yang ketat dan mentaati kebijakan pemerintah selama PPKM Darurat ini berjalan," pungkasnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update