Notification

×

Wali Kota Tebingtinggi Resmikan Pasar Inpres, Kenang Perjuangannya Bela Pedagang saat Masih DPRD

Senin, 19 Januari 2026 | 14:48 WIB Last Updated 2026-01-19T13:59:12Z
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih meresmikan Pasar Inpres yang berlokasi di Jalan Gurami, Senin (19/1/2026).
TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih meresmikan Pasar Inpres yang berlokasi di Jalan Gurami, Senin (19/1/2026).

Dalam sambutannya, Irdian menceritakan peresmian ini merupakan puncak dari perjalanan panjang yang telah diperjuangkan dirinya sejak tahun 2019, saat dia masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tebingtinggi.

"Ini adalah perjuangan panjang yang dimulai sejak 2019. Sejak awal, saya selalu menekankan tidak boleh ada pedagang yang terkena penggusuran, karena di sinilah tempat mereka mencari nafkah," ujarnya di hadapan para undangan dan pedagang.

Irdian juga memastikan pembagian kios dan stand dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Penerima manfaat adalah para pedagang yang memang selama ini telah berjualan di pasar Inpres.

"Ini sudah terdata jauh hari. Kami mengharapkan tidak ada keributan, kegaduhan," katanya.

Terkait isu kenaikan retribusi, Irdian menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan dikaji ulang secara mendalam.

Dia menekankan pentingnya kesepakatan bersama dan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku, baik berupa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwal).

"Terima kasih kepada bapak/ibu sekalian, khususnya para pedagang hari ini yang sudah mendukung program-program pemerintah. Saya berharap para pedagang juga bisa taat dengan peraturan yang ada, menjaga kebersihan, kedisplinan dan melakukan kewajiban membayar retribusi. Bapak/Ibu mohon kerjasamanya supaya bisa berjalan dengan baik," tutupnya.

Dalam laporan kegiatannya, Kadis Perdagangan, Koperasi, dan UKM Marimbun Marpaung menjelaskan revitalisasi Pasar Inpres memiliki dua tujuan utama.

Pertama, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penyediaan sarana niaga yang lebih layak.

Kedua, untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai ujung tombak pembangunan kota.

Selain itu, Marimbun menjelaskan maksud tujuan revitalisasi Pasar Inpres adalah untuk meningkatkan penataan pelayanan pasar melalui pasar yang representative dan meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja bagi para konsumen serta transaksi niaga bagi para pelaku usaha.

"Semoga dengan dibangunnya Pasar Inpres ini sebagai pasar daerah di Kota Tebingtinggi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dalam berniaga dan berwira usaha serta menjadi contoh bagi pasar daerah lainnya di Kota Tebingtinggi," ujar Marimbun.

Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima aset dari Kadis PUPR kepada Kadis Perdagangan, Koperasi, dan UKM.

Selain Pasar Inpres, Wali Kota juga melakukan perhitungan pita serta menandatangani prasasti peresmian untuk dua proyek strategis lainnya, yaitu Pasar Gambir di Jalan Iskandar Muda dan Pusat Kuliner Masjid Agung di Jalan Yos Sudarso.

Kegiatan juga diwarnai dengan aksi korporasi melalui penyerahan bantuan CSR berupa satu unit mobil pick-up dari PT Bank Sumut untuk mendukung operasional pasar.

Acara ditutup dengan prosesi pengguntingan pita, penyerahan kios dan stand secara simbolis kepada pedagang Pasar Inpres, serta peninjauan langsung ke kios-kios oleh Wali Kota dan rombongan Forkopimda.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakapolres Kompol Rudy Syahputra, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sai Sintong Purba, Pabung 0204/DS untuk Kota Tebingtinggi Kapten Inf PM Simanjuntak, Sekda Erwin Suheri Damanik, Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Kadis Ketapang dan Pertanian Iboy Hutapea, pimpinan PT Bank Sumut Cabang Tebingtinggi Muhammad Fadil dan pedagang di wilayah Pasar Inpres. (Red)
×
Berita Terbaru Update