Wali Kota Tebingtinggi Diminta Jangan Copot Jabatan Erwin Damanik: Sekda Harus Koboy!

Notification

×

Wali Kota Tebingtinggi Diminta Jangan Copot Jabatan Erwin Damanik: Sekda Harus Koboy!

Kamis, 21 Mei 2026 | 13:11 WIB Last Updated 2026-05-21T06:11:28Z
Puluhan orang yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Bersatu Tebingtinggi menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor Wali Kota Tebingtinggi, Jalan Sutomo, Kamis (21/5/2026).
TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Puluhan orang yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Bersatu Tebingtinggi menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor Wali Kota Tebingtinggi, Jalan Sutomo, Kamis (21/5/2026).

Gerakan Pemuda Bersatu Tebingtinggi terdiri dari 2 elemen yakni Jaringan Intelektual Anti Korupsi (JIAK) yang diketuai Firdaus dan DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) yang diketuai Irgi Ahmad Fahrezi Saragih.

Pantauan Kliik.id di lokasi, aksi unjuk rasa ini dikawal oleh personel Polres Tebingtinggi dan Satpol PP Kota Tebingtinggi.

Dalam aksinya, mereka meminta Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih untuk mempertahankan jabatan Erwin Suheri Damanik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda). Massa juga membawa poster yang bertulisan dukungan terhadap Sekda.

Menurut massa, pemerintahan tidak boleh dijalankan berdasarkan tekanan dan kepentingan kelompok tertentu.

"Hari ini kami melihat ada upaya-upaya menggiring opini untuk mencopot Sekretaris Daerah. Kami bertanya kepada mereka yang ingin mencopot Sekda, apa dasar hukumnya? Apa kesalahannya? Apa pelanggaran beratnya?" ujar perwakilan aksi Irgi Ahmad Fahrezi Saragih dalam orasinya.

Menurut Irgi, kalau hanya karena tekanan politik lalu seseorang ingin disingkirkan, maka itu adalah ancaman besar bagi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tebingtinggi.

"Sekda adalah motor pemerintahan, Sekda adalah penghubung seluruh OPD, Sekda adalah penggerak pelayanan publik. Kalau posisi strategis ini dijadikan permainan politii, maka yang hancur bukan hanya birokrasi tapi pelayanan masyarakat," kata Irgi.

"Hari ini kami datang membawa satu pesan keras dan tegas, Sekda harus Koboy. Kenapa harus Koboy? Karena birokrasi butuh keberanian dan ketegasan. Koboy yang dimaksud bukan preman, bukan arogan tapi yang berani berkata benar walaupun sendiri," sambungnya.

Irgi menyatakan dukungan terhadap para ASN dan dia berharap ASN tidak takut bersuara atas ketidakadilan.

"Kalau semua ASN hanya diam melihat ketidakadilan, maka birokrasi akan hancur perlahan-lahan. Hari ini kami berdiri untuk mendukung ASN yang bekerja profesional," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan pihaknya berdiri untuk mendukung Sekda tetap menjalankan tugasnya.

"Sampai hari ini kami belum melihat alasan yang objektif untuk mencopot beliau. Kami ingatkan jangan jadikan birokrasi sebagai alat balas dendam politik. Jangan jadikan ASN sebagai korban kepentingan. Kalau ada kesalahan, buktikan secara hukum, jangan bermain opini, jangan bermain tekanan," tegas Irgi.

"Tolak politisasi birokrasi, selamatkan netralitas ASN, jaga marwah pemerintahan. Kepada Sekda Tebingtinggi kami sampaikan jangan takut, tetap bekerja untuk rakyat. Sekda harus Koboy, Sekda harus bertahan. Merdeka!," tutupnya.

Setelah berorasi, pihak pengunjuk rasa akhirnya diterima oleh pihak Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi yang diwakili oleh Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan.

Perwakilan pengunjuk rasa menyerahkan surat pernyataan dukungan kepada Ramadhan.

"Hari ini kami terima aksinya. Surat dukungan dari teman-teman ini akan saya bawakan dan segera disampaikan," ujar Ramadhan. (Red)
×
Berita Terbaru Update