Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

SMSI Sumut Gelar Rakerda I, PWI Berikan Apresiasi

Minggu, 24 April 2022 | 06:30 WIB Last Updated 2022-04-24T14:42:51Z
Rakerda I SMSI Sumut.
MEDAN (Kliik.id) - 
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I (Pertama) di Hotel Madani, Jalan SM Raja, Medan, Sabtu (23/4/2022).

Dalam Rakerda ini, turut membahas berbagai program kerja hingga satu tahun kedepan, di antaranya terkait Peraturan Organisasi (PO) tentang keanggotaan SMSI, termasuk untuk memeriahkan Hari Pers Nasional 2023 yang akan berlangsung di Sumut.

Selain itu, SMSI Sumut juga mendorong verifikasi faktual bagi seluruh anggota SMSI Sumut yang kini terdata berjumlah 145 perusahaan media online dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumut.

Meski ada sebagian perwakilan SMSI kabupaten yang tidak bisa menghadiri acara, namun telah menyatakan tetap mendukung apapun keputusan Rakerda.

"SMSI ini organisasi baru yang terbentuk tahun 2017. Awalnya orang tak tau apa itu SMSI, sekarang menjadi organisasi terbesar di dunia," ujar Ketua SMSI Sumut Zulfikar Tanjung saat memberikan sambutan.

Zulfikar mengatakan, SMSI dilahirkan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Karena itu untuk mensukseskan Hari Pers Nasional tahun mendatang, SMSI bakal ikut bersama PWI.

"Kita satu komando bersama PWI Sumut mensukseskan HPN 2023, itu sudah menjadi kesepakatan organisasi kita, kita bukan mendukung tapi ikut melebur mensukseskan HPN," kata Zulfikar.

Dikatakan Zulfikar, SMSI sudah menjadi konstituen Dewan Pers sejak tahun 2020 lalu, seiding perkembangan media siber yang diakui sudah sangat pesat.

Zulfikar menyebut beberapa peraturan pendirian media siber sudah digodok di DPR RI, dan salah satu yang urgen dikritisi SMSI adalah pasal terkait pendirian media siber yang harus memiliki modal disetor Rp500 juta.

"SMSI minta pasal ini dihapus karena hanya menguntungkan kaum kapitalis atau pemilik modal besar. Terkait modal Rp500 juta ini kita belum terima. Tapi kalau dasar harus profesional, harus UKW, barang kali masih bisa ditolerir," katanya.

Untuk itu dia mengajak SMSI harus kompak, karena saat ini jaringan SMSI sudah sampai ke daerah-daerah.

"Media-media besar sulit menjangkau materi berita yang sampai di daerah-daerah. Oleh karena itu kita harus kompak," ujarnya.

Sementara, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, turut mengapresiasi SMSI Sumut. Farianda mengungkapkan rasa bangga dengan kepengurusan SMSI Sumut saat ini karena dinilai berkembang.

"SMSI di Sumatera Utara maju pesat. Saya kaget waktu HPN kompak berangkat 15 orang. SMSI Sumut ini Ketua dan Sekretaris nya kompak, jadi kalau ada yang kompak ngapain lagi cari yang lain," kata Farianda menyinggung persiapan Musda SMSI Sumut.

Farianda berharap rapat kerja nantinya menciptakan ide-ide yang berlian yang bisa meningkatkan kinerja kedepan.

"Melihat perkembangan cukup baik, kalau PWI punya suara saya pasti dukung bang Zul lagi tapi dengan syarat kak Eris (Eris J Napitupulu) sekretarisnya," ungkap Farianda.

Sementara, Plt Kadis Kominfo Sumut Kaiman Turnip mengajak SMSI Sumut untuk saling bahu membahu dan bekerja sama menjadikan Sumut yang bermartabat di segala bidang.

"Raker ini bisa memberikan masukan kepada Pemerintah Sumut. Mudah-mudahan kerja sama kita bisa terus terjalin," katanya.

Kemudian, Ketua Panitia Pelaksana Rakerda, Ariadi menjelaskan, rakerda ini dihadiri pengurus SMSI Sumut serta SMSI kabupaten kota se-Sumut.

Diikuti 115 peserta dari 12 kabupaten kota di Sumut yang terdiri dari anggota SMSI Sumut, para pengusaha dan pemilik dari media online.

"Anggota SMSI ada yang berstatus verifikasi administrasi, faktual dan ada yang masih berstatus berbadan hukum," katanya.

Kegiatan Rakerda ini juga diwarnai buka puasa bersama sekaligus menjamu anak yatim piatu. (Rls)
×
Berita Terbaru Update