Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Kemenhub: Pemudik Angkutan Umum di Lebaran 2022 Masih Lebih Kecil dari 2019

Jumat, 29 April 2022 | 16:17 WIB Last Updated 2022-04-29T10:20:13Z
Jubir Kemenhub Adita Irawati. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan pergerakan penumpang mudik lebaran 2022 yang menggunakan angkutan umum. Kemenhub mencatat bahwa pergerakan penumpang mudik tahun ini masih lebih kecil dibandingkan tahun 2019.

"Memang angka ini masih lebih kecil jika dibandingkan dengan periode yang sama, akumulatif yang sama di tahun 2019, jadi masih kecil 43,3 persen jika dibandingkan dengan 2019 di tanggal yang sama," kata Jubir Kemenhub Adita Irawati dalam konferensi pers virtualnya, Jumat (29/4/2022).

Adita mengatakan data itu tercatat dari 25-28 April 2022. Tercatat ada sebanyak 806.257 penumpang angkutan umum yang bergerak pada Kamis (28/4/2022) kemarin.

"Tercatat tren jumlah pergerakan penumpang di semua moda angkutan dari mulai hari Senin 25 April sampai 28 April terus meningkat. Terakhir sampai dengan H-4 kemarin penumpang yang bergerak sebesar 806.257 penumpang. Semuanya pengguna transportasi umum," kata Adita.

"Perlu dicatat bahwa data ini sifatnya sementara. Bisa dilakukan penyesuian karena ada beberapa laporan yang sangat mungkin menyusul datanya dan sekali lagi kami prediksi jumlahnya masih akan terus meningkat," tambahnya.

Selanjutnya, Adita memaparkan lima teratas terminal hingga pelabuhan yang paling padat pada mudik lebaran 2022 ini. Pertama yakni pelabuhan dengan penumpang terpadat adalah Pelabuhan Merak.

"Pergerakan angkatan penyeberangan ini terpadat terjadi di lima pelabuhan, yaitu Merak, Bakauheni, Gilimanuk, Ketapang, dan Kayangan," katanya.

Sedangkan untuk angkutan udara, pergerakannya paling padat ada Bandara Soekarno-Hatta. Dilanjutkan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, Bandara Djuanda di Surabaya, Bandara Sepinggan di Balikpapan, dan Bandara Ngurah Rai di Bali. 

"Sedangkan untuk angkutan jalan atau bus ini pergerakan penumpangnya terpadat di lima terminal, di Kertonegoro Ngawi, Insinyur Soekarno Klaten, Purboyo Surabaya, Giwangan Yogyakarta dan Pamanan di Kediri," ujarnya.

Selanjutnya, pada angkutan kereta api terpadat yakni ada pada Daop I Jakarta. Lalu Daop II Bandung, Daop III Cirebon, Daop IV Semarang, dan Daop IX Jember. Sedangkan angkutan laut pergerakan penumpang terbesar ada di Gilimanuk, Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang dan Balikpapan.

"Dengan demikian total pergerakan penumpang di semua moda angkutan umum dari 25 sampai 28 April 2022 telah mencapai 2.579.283 penumpang," katanya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update