Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Lagi, Jokowi Minta Bank Jangan Malas Kucurkan Kredit ke UMKM

Kamis, 20 Januari 2022 | 13:38 WIB Last Updated 2022-01-20T10:42:48Z
Presiden Joko Widodo. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang menjadi perhatian pemerintah untuk menopang perekonomian.

Presiden Joko Widodo menyampaikan jika saat ini sekitar 99% pelaku usaha di Indonesia merupakan pelaku UMKM. Dia menjelaskan meskipun jumlahnya besar, tapi porsi kredit di perbankan masih terbilang minim.

"Di perbankan saya lihat juga masih belum berubah, masih ada di kisaran 20%, sekali lagi ini mungkin sudah 3 - 4 kali saya sampaikan, masih di 20% saja," kata dia dalam pidato di PTIJK 2022, Kamis (20/1/2022).

Dia menyampaikan pada 2024 ditargetkan bisa mencapai 30% untuk porsi kredit UMKM. Menurut dia, tak bisa hanya mengandalkan cara-cara alamiah untuk penyaluran kredit ini. Dibutuhkan strategi dan terobosan demi penyaluran kredit yang mudah dan lancar.

"Tidak boleh ada lagi cerita akses kredit yang sulit, akses pembiayaan di sektor informal sulit, akses pembiayaan di sektor informal yang sulit, UMKM yang kesulitan akses modal ini harus dipermudah dan dipercepat," jelas dia.

Menurutnya, hal ini demi menciptakan peluang yang lebih besar untuk generasi muda untuk memulai usaha dan UMKM untuk pengembangan usaha dan memperbesar skala usaha.

Jokowi menyebutkan UMKM saat ini menjadi komponen penting untuk memulihkan perekonomian dan berperan untuk mengatasi persoalan bottle neck supply chain akibat tingginya tren kenaikan permintaan yang belum mampu dipenuhi para pemasok akibat rantai pasok global yang belum pulih 100%.

Berhasilnya UMKM untuk bertransformasi saat pandemi menjadi modal awal yang penting untuk membawa UMKM agar naik kelas ke level yang tinggi dan menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi yang saat ini sedang berjalan. (Detik)
×
Berita Terbaru Update