Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Saran Anggota DPR ke KPK Usai Jokowi Sebut Pemberantasan Korupsi Belum Baik

Jumat, 10 Desember 2021 | 08:04 WIB Last Updated 2021-12-10T02:28:53Z
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Supriansa. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemberantasan korupsi di Indonesia belum baik. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Supriansa memberikan sejumlah masukan kepada KPK mengenai pemberantasan korupsi.

"Kami tentu memiliki banyak harapan kepada KPK sebagai lembaga antikorupsi yang memiliki kepercayaan yang besar dari masyarakat Indonesia. Kami yakin bahwa KPK masih terbaik dalam menjalankan tugas karena terbukti masih banyaknya OTT para pejabat yang tertangkap karena korupsi. Itu artinya KPK tetap bekerja dengan baik," kata Supriansa kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Supriansa menilai KPK adalah salah satu lembaga yang paling transparan di Indonesia. Dia menyebut KPK juga memiliki kepercayaan tersendiri oleh masyarakat.

"Lembaga KPK juga merupakan lembaga yang paling transparan di antara banyaknya lembaga di Republik ini. Dengan begitu tentu menjadi kepercayaan tersendiri di tengah-tengah masyarakat," ucapnya.

Perbanyak Sosialisasi Pencegahan

Lebih lanjut, Supriansa mendorong agar divisi pencegahan menggencarkan sosialisasi pencegahan korupsi. Sosialisasi antikorupsi itu, kata dia, dilakukan di tingkat pusat hingga daerah.

"Saya secara pribadi berharap KPK dengan divisi pencegahan supaya lebih banyak melakukan sosialisasi cara pencegahan mulai pemerintahan pusat hingga pemerintahan yang terkecil adalah pemerintahan desa yang mengelola dana desa. Banyak kepala desa terjerat karena ketidaktahuannya dalam mengelola dana desa," sebutnya.

Supriansa kemudian menyinggung penjara yang overload. Oleh sebab itu, KPK dinilai perlu melakukan upaya pencegahan agar tak terjadinya perilaku korupsi.

"Intinya saya masih yakin KPK masih menjadi lembaga yang terbaik dalam pemberantasan korupsi. Hampir semua penjara di seluruh Indonesia over kapasitas jadi perlu dipikirkan menekan terjadinya prilaku korupsi terutama mereka yang tidak tahu cara pengelolaan keuangan daerah," jelasnya.

Pemberantasan Korupsi Belum Baik

Presiden Jokowi menghadiri Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 di Gedung Merah Putih KPK. Jokowi meminta agar KPK tidak puas diri dengan banyaknya kasus yang telah ditangani.

"Aparat penegak hukum termasuk KPK jangan cepat berpuas diri," ujar Jokowi dalam sambutan di gedung KPK, Kamis (9/12/2021).

Jokowi menyampaikan pidatonya usai Ketua KPK Firli Bahuri memberikan sambutan. Sebab, kata Jokowi, penilaian masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi belum baik. Jokowi meminta seluruh pihak sadar mengenai penilaian ini.

"Karena penilaian masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi masih dinilai belum baik. Semua harus sadar mengenai ini," kata Jokowi. (Detik)
×
Berita Terbaru Update