Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

BIADAB, Calon Pengantin di Belawan Dibunuh dan Diperkosa, Pelaku: Baru Nyabu

Jumat, 31 Desember 2021 | 12:02 WIB Last Updated 2021-12-31T08:06:07Z
Kedua pelaku saat diinterogasi polisi.
MEDAN (Kliik.id) - 
Dua orang pelaku pembunuhan calon pengantin yang dua bulan lagi akan menikah bernama Fitriani (19) di Belawan, Kota Medan, ditangkap polisi. Keduanya yakni Jefri (25) dan Muskajar (28).

Kasus ini terjadi di Lorong II Veteran, Lingkungan VII, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/12/2021) lalu.

Selain membunuh, pelaku juga memperkosa korban yang sudah tidak bernyawa. Hal itu diakui Jefri saat hadir dalam pemaparan di Polres Pelabuhan Belawan, Jumat (31/12/2021).

Sebelum memperkosa, Jefri yang dipengaruhi sabu-sabu lebih dahulu mencekik leher korban. Aksi bejatnya dilakukan hingga dirinya orgasme.

"Sempat aku perkosa dia (Fitriani). Tapi waktu sudah jadi mayat. Sampai klimaks (Orgasme) juga aku. Kemudian kami pergi," ujar Jefri di Polres Pelabuhan Belawan.

Disinggung alasan dirinya tega menghabisi nyawa korban, Jefri mengaku baru mengonsumsi sabu.

"Aku baru selesai nyabu, jadi di luar kesadaran," ujarnya.

Sementara, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang mengatakan, pembunuhan bermula saat kedua pelaku mengonsumsi sabu.

"Usai memakai sabu, muncul niat jahat kedua pelaku. Mereka berkeliling kampung untuk mencuri," ujar Faisal.

Kemudian, saat itu kedua pelaku melihat rumah yang ditinggali korban Fitriani tampak kosong. Keduanya pun masuk dari jendela rumah dan mencekik korban.

"Saat kejadian, korban sempat meronta. Takut aksinya diketahui warga, pelaku Jefri tetap mencekik leher korban," katanya.

Setelah melihat korban tewas, kata Faisal, Jefri pun melakukan aksi pemerkosaan. Dari rumah korban, pelaku menggasak kalung, handphone, anting dan uang tunai.

Menurut Faisal, tertangkapnya kedua pelaku berkat keterangan sejumlah warga dan hasil penyelidikan.

"Kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 340 subsidair Pasal 338 subsidair 365 dan Pasal 285 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup," pungkasnya.

Sebelumnya, kasus pembunuhan dialami Fitriyani terjadi di dalam rumahnya Lorong II Veteran, Lingkungan VII, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Kamis (16/12/2021) lalu.

Korban tewas dengan kondisi leher berbekas dicekik. Tewasnya korban pertama kali diketahui adiknya, LA (11) yang sontak terkejut melihat gadis itu meregang nyawa di depan pintu kamar.

Kejadian itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan. (Rls)
×
Berita Terbaru Update