Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

4 Supir Angkot di Medan Kembali Positif Narkoba, Bobby Minta Razia Terus Dilakukan

Jumat, 17 Desember 2021 | 11:06 WIB Last Updated 2021-12-17T17:12:07Z
Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau razia supir angkot di Kota Medan. Sebanyak 4 supir didapati positif narkoba.
MEDAN (Kliik.id) - 
Tim gabungan kembali merazia angkutan kota (Angkot) di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Kamis (16/12/2021), tepatnya depan Medan Plaza Fair.

Dari razia ini, sebanyak empat supir angkot positif narkoba. Keempat supir angkutan umum itu diantaranya, Ahmad (32) supir angkutan umum 32 jurusan Belawan-Pinang Baris, Tarmizi (34) supir angkutan umum jurusan Medan-Binjai, Irwansyah (45) supir angkutan umum 63 jurusan Amplas-Pinang Baris, dan Junaidi (45) supir angkutan umum 48 jurusan Amplas-Pinang Baris.

Hadir dalam razia ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko dan Dandim 0201/DS Kolonel Indratino.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, supir yang positif narkoba yang telah melakukan tes urine akan dibawa ke BNNP Sumut.

"Mereka (supir) akan direhabilitasi dan sembuhkan dari ketergantungan narkoba," ujar Bobby dalam keterangannya, Jumat (17/12/2021).

Menantu Presiden Jokowi ini mendukung langkah tegas Satuan Lalulintas dan Dinas Perhubungan yang melakukan razia di jalan raya, sehingga para supir angkot yang ada di Kota Medan mempunyai kesadaran penuh dalam menciptakan rasa aman untuk masyarakat Kota Medan.

"Saya harapkan razia yang sukses dilakukan ini terus rutin dilakukan agar para supir angkutan umum malu menggunakan narkoba," katanya.

Mengenai tes urine tersebut, Bobby mengaku ada 140 sopir yang melakukan tes urine.

"Hari ini saya harapkan tidak ada lagi para supir angkutan umum menggunakan narkoba," ungkapnya.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengaku, pihaknya akan meningkatkan razia kampung narkoba di Kota Medan.

"Para supir yang menggunakan sabu-sabu di daerah Amplas dan Pinang Baris akan digempur polisi. Kita tidak menginginkan Kota Medan rawan dari peredaran narkoba dan tidak pernah ditindak oleh pihak kepolisian," ujar Riko. (Rls)
×
Berita Terbaru Update