Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Anggaran Minim, Jalan Provinsi Sumut Banyak Rusak, PDIP Ajak Edy Rahmayadi Cari Solusi

Jumat, 26 November 2021 | 15:46 WIB Last Updated 2021-11-26T08:46:41Z
Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut Mangapul Purba.
MEDAN (Kliik.id) - 
APBD TA 2022 sudah dalam tahapan penyelesaian pembahasan. Dari seluruh rangkaian pembicaraan yang paling mengemuka adalah sektor infrastruktur.

Dari 3.005 km panjang jalan di Sumatera Utara (Sumut), diketahui sepanjang 1.001 km mengalami kerusakan dan kemampuan rencana anggaran yang ditampung dalam APBD TA 2022 hanya Rp1 triliun.

"Kemampuan yang ada rencananya hanya sebesar Rp1 triliun untuk APBD 2022. Yang mana alokasi untuk perbaikan jalan hanya sebesar 48% dari dana Bina Konstruksi yang hanya mampu menangani jalan sepanjang 80 kilometer. Sementara jalan rusak kita sesuai pemetaan yang tidak baik atau rusak ada sepanjang 30% dari ruas yang ditangani atau setara 1 001 km, maka perbaikan menuju tercapainya jalan yang baik bagi jalan propinsi adalah sangat tidak mungkin," ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut Mangapul Purba melalui siaran persnya, Jumat (26/11/2021).

Mangapul mengatakan bahwa pada tahun 2022 pelaksanaan anggaran yang sedikit ini pun paling bisa dilakukan pada bulan Juli tahun depan. Sementara kondisi di lapangan sampai saat ini menurut data yang ada di Komisi D sudah sangat memprihatinkan.

"Oleh karena itu kita sangat berharap Pemprovsu harus melakukan upaya-upaya dan melakukan berbagai terobosan untuk memecahkan persoalan ini. Karena kalau dibiarkan, maka kita yakin pada tiga bulan kedepan kondisi kerusakan semakin luar biasa parah, dan akibatnya bisa fatal buat rakyat," ucap Mangapul.

Dikarenakan berbagai faktor dan berbagai kendala serta dinamika yang tinggi sehingga pada proses alokasi dan ratio penggunaan dan kebutuhan akan anggaran masih sangat jauh dari harapan.

"Misalnya pengaruh Covid-19, penurunan penerimaan dana pusat dan lain sebagainya, sehingga dalam hal urusan wajib mengurusi rakyat juga tidak dapat terpenuhi dengan baik. Kondisi yang paling vital yang jadi persoalan rakyat adalah kerusakan ruas jalan provinsi yang begitu parah di berbagai titik di sepanjang 3.005 km jalan di Provinsi Sumut," jelasnya.

Mangapul meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar melakukan segala upaya supaya kendala ini bisa tertangani sesegera mungkin.

"Sampai saat ini, kita masih yakin dengan langkah-langkah koordinasi baik vertikal maupun horizontal dalam rangkaian kerja sama mencari solusi terhadap kerusakan infrastruktur jalan ini terus diupayakan," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update