Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Masyarakat Terzolimi Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda 2021 di Lahan Konflik Asahan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:05 WIB Last Updated 2021-10-28T05:21:00Z
Suasana upacara Hari Sumpah Pemuda 2021 di kawasan lahan yang tengah berkonflik.

ASAHAN (Kliik.id) - Ratusan masyarakat petani sawit bersama Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) mengadakan upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021, Kamis (28/10/2021) di kawasan lahan sawit yang tengah terjadi konflik agraria.

Lokasinya di Desa Perbangunan, Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumut. Upacara ditandai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, hening cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan UUD 1945 dan pembacaan doa.

Kegiatan ini merupakan salah satu momen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat yang terzolimi. Tampak personel TNI/Polri ikut mengawal upacara ini.

Sebelum upacara diadakan, Pospera sempat menyuarakan aspirasi masyarakat yang lahannya diduga telah diserobot oleh pihak lain.

"Kita yang menanam, kita yang harus nikmati hasilnya, bukan orang lain," ujar Ketua DPD Pospera Sumut, Liston Hutajulu dalam orasinya.

Usai kegiatan ini, ratusan masyarakat bersama massa Pospera bergerak menuju Polres Asahan dan Kantor Bupati Asahan untuk menyuarakan aspirasi.

Diketahui, lahan seluas 400 hektar lebih tersebut telah puluhan tahun dimiliki masyarakat sejak tahun 1978. Konon, kawasan tersebut dilepas oleh Bupati Asahan Abdul Manan Simatupang dan diberikan kepada masyarakat.

Masyarakat telah puluhan tahun secara turun menurun mengelola lahan tersebut. Namun, pada tahun 2015, sekelompok orang yang mengatasnamakan Koperasi Tani Mandiri datang menguasai lahan dan mengintimidasi masyarakat.

Alhasil, hingga kini, masyarakat yang ketakutan karena diintimidasi dan diancam, tidak berani memanen hasil yang mereka tanam sendiri.

Kasus ini telah dilaporkan ke Kepolisian, Kementerian Kehutanan RI, Kementerian ATR/BPN dan DPR RI. (Redaksi)
×
Berita Terbaru Update