Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Guru SMK di Medan Ini Kerap Cabuli Siswinya, Kapolrestabes: Jika Ada Korban Lain, Laporkan!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:27 WIB Last Updated 2021-10-21T15:46:35Z
Foto ilustrasi
MEDAN (Kliik.id) - Seorang guru di Kota Medan berinisial PG (49), kerap melakukan pencabulan terhadap siswinya. Guru tersebut merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu SMK Negeri di Kota Medan. Ia telah mencabuli 2 orang siswinya yakni MNH dan AN.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mengatakan modus pelaku terhadap korbannya yakni mengajak makan siang dan jalan-jalan.

"Pertama, pelaku mengajak korban berinisial MNH untuk menemaninya makan siang pada Kamis (16/9/2021) lalu. Korban yang polos menuruti kemauan pelaku. Namun, saat di perjalanan pelaku masuk ke sebuah hotel melati di kawasan Kota Medan dan mencabulinya," ujar Kombes Riko kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Setelah aksi pencabulannya selesai, kata Riko, pelaku yang merupakan guru komputer ini tertidur di dalam kamar hotel.

Setelah itu, ibu korban yang mengetahui korban pergi bersama sang guru, menelpon gurunya dan menanyakan keberadaan putrinya.

"Saat dihubungi, ibu korban menanyakan dimana anaknya, namun pelaku tidak mengakui sedang bersama korban. Setelah menerima telpon dari ibu korban, pelaku meninggalkan uang Rp 20 ribu kepada korban dan meninggalkan korban di kamar hotel," jelas Riko.

Selanjutnya, korban yang ditinggalkan seorang diri menelpon ibunya dan menceritakan bahwa ia sedang berada di hotel.

"Korban menghubungi ibunya dan dijemput oleh sepupunya di hotel," katanya.

Kejadian ini pun dilaporkan ke polisi. Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku pada Kamis (14/10/2021).

"Pelaku diamankan di sebuah warung dekat rumahnya di kawasan Helvetia," kata Riko.

Selain korban berinisial MNH, diketahui ada lagi korban lain yang melaporkan kejadian serupa kepada polisi. Korban tersebut berinisial AN, yang saat ini telah menjadi alumni di sekolah tempat sang guru mengajar.

"Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, kita temukan ada korban lagi yang melapor. Yang bersangkutan adalah alumni sekolah tersebut," lanjut Riko.

Riko menjelaskan, modus yang dipakai oleh pelaku yakni sama, dengan mengajak korban jalan-jalan. Mirisnya, AN dicabuli bukan di kamar hotel. Namun, didalam mobil pelaku di pinggir jalan tol.

"Saat korban menjadi siswi di sekolah tersebut, pelaku ini juga melakukan hal yang sama dengan modus yang sama. Korban diajak jalan, namun dibelokkan ke jalan tol, di jalan tol kemudian pekaku melakukan pencabulan di dalam mobil," ujarnya.

"Korban diancam, apabila korban tidak mau mengikuti keinginannya akan ditinggalkan di jalan tol," sambungnya.

Riko menduga masih ada korban lain dari kebejatan pelaku ini. Riko pun menghimbau jika ada korban yang lainnya agar segera melaporkan kepada polisi.

"Apabila ada lagi yang menjadi korban dari pelaku, kami tunggu laporannya. Silahkan lapor ke kita, kita akan amankan, identitas akan dirahasiakan," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update