Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Dua Pelaku Penganiayaan Pedagang Pasar Gambir di Deliserdang Menyerahkan Diri

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:30 WIB Last Updated 2021-10-16T12:15:38Z
Dua pelaku penganiayaan pedagang pasar saat digiring ke Polrestabes Medan
MEDAN (Kliik.id) - Dua pelaku penganiyaan terhadap pedagang pasar di pasar Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumut, menyerahkan diri, pada Jumat (15/10/2021) dini hari.

Keduanya yakni, Fery dan Dedek, teman dari Beni Saputra (BS) yang saat ini sudah ditahan oleh Polrestabes Medan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, membenarkan hal ini.

"Iya dua orang itu menyerahkan diri ke Polda. Habis itu dijemput sama Polrestabes Medan," ujar Hadi saat dikonfirmasi, Sabtu (16/10/2021).

Sementara, Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Langgak Putra Marpaung, mengatakan kedua pelaku sudah berada di Polrestabes Medan dan menjalani pemeriksaan.

"Awalnya ke Polda. Karena penanganan ke Polrestabes makanya kita jemput," kata Rafles.

Sebelumnya, seorang personel Polda Sumut, Aipda Luhut Munthe, dikabarkan tewas dalam kecelakaan lalu lintas, Rabu (14/10/2021), saat mengejar kedua pelaku penganiayaan ini.

Diketahui, 3 orang pria diduga terlibat dalam penganiayaan yang dilakukan Beni Saputra (BS) terhadap pedagang sayur di Pasar Gambir, Litiwari Iman Gea (LG). BS sudah ditangkap, sementara pelaku lainnya masih berkeliaran.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, menjelaskan, Aipda Luhut Munthe tewas akibat kecelakaan saat sedang perjalanan tugas di Jalan Medan-Tanjung Morawa, KM 18,5, tepatnya di depan Pabrik Indofood.

Aipda Luhut Munthe tewas akibat kecelakaan saat mengejar pelaku penganiayaan pedagang, Litiwari Iman Gea, yakni Fery dan Ardinal Nasution alias Dedek.

Pada sekitar pukul 22.00 WIB, personel mengetahui keberadaan Dedek sedang bersembunyi di Galang, Kabupaten Deliserdang.

Selanjutnya personel memeriksa nomor ponsel diduga milik Dedek. Kemudian, pukul 23.30 WIB, personel berangkat mengendarai 3 unit mobil berangkat ke Galang untuk mencari Dedek.

Pada hari Rabu pukul 02.30 WIB di Galang, personel behasil mendapatkan diduga nomor ponsel milik Dedek. Namun, setelah ditelusuri itu bukan nomor pelaku.

Karena target tidak ditemukan, sekitar pukul 03.00 WIB, personel kembali ke Medan dengan beriringan.

Pada pukul 04.00 WIB, saat melintas di Jalan Medan-Tanjung Morawa KM 18,5, mobil yang ditumpangi oleh 4 personel menabrak truk kontainer yang terparkir tanpa tanda peringatan.

Akibat kecelakaan itu, seorang personel mengalami luka serius dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan.

Selanjutnya, Aipda Luhut dilarikan ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan medis. Pukul 11.47 WIB, ia dinyatakan meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, seorang pedagang sayur di pasar Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, diduga dianiaya oleh sejumlah preman karena menolak membayar pungutan kepada BS dan kawan-kawan sehingga memicu keributan.

Bahkan, pedagang dan BS saling lapor ke Polsek Percut Sei Tuan. Keduanya pun ditetapkan sebagai tersangka. Akibat kasus ini, Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot dari jabatannya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update