Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Dipukuli Pria Diduga Gangguan Jiwa, Warga Siantar Tewas Berlumuran Darah

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 16:39 WIB Last Updated 2021-10-02T14:04:57Z
Lokasi tewasnya korban
PEMATANGSIANTAR (kliik.id) - Warga Jalan Sutomo, Kelurahan Dwikora, Kota Pematangsiantar, Sumut, digegerkan dengan peristiwa pembunuhan terhadap anak pemilik dari toko besi bernama Steven Theodore (32), Sabtu (2/10/2021) pagi.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan darah berlumuran dari sekujur tubuh. Peristiwa itu heboh setelah polisi melakukan penyelidikan dan melihat langsung jenazah korban serta rekaman CCTV pembunuhan.

Berdasarkan rekaman CCTV yang dilihat, tampak saat korban menuju toko mengendarai sepeda motor berpapasan dengan seorang pria yang mengenakan baju dan celana berwarna hitam.

Selanjutnya, saat korban berhenti di pintu masuk belakang gedung toko, pelaku datang menghampirinya dengan membawa balok panjang sekitar 1 meter. Hanya beberapa detik, pelaku langsung memukul korban berulang-ulang.

Korban pun berusaha mengelak dan masih sempat membuka helm dari kepalanya. Korban sempat melakukan perlawanan, hanya saja pelaku lebih unggul dengan sebilah tongkat diduga besi yang ada di tangan pelaku.

Setelah beberapa kali dihantam benda tersebut, korban terjatuh dan terlungkup. Pada saat itu, pelaku tak henti-hentinya memukul bagian kepala belakang korban. Lalu, meninggalkan lokasi dengan berlari.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku penganiayaan diketahui orang tua yang diduga alami gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap kali tidur di emperan toko-toko Jalan Sutomo, Kota Pematangsiantar.

"Saya pernah melihat pelaku itu, memang orang gila. Dia sering tidur di emperan toko," ujar Jesi, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Sementara, Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.

"Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan. Kita belum dapat pastikan pelaku ODGJ atau bukan. Pelaku masih dikejar," kata Boy. (Rls)
×
Berita Terbaru Update