Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Kanwil I KPPU Temukan Banyak Lokasi Jual Harga Rapid Antigen Diatas HET

Sabtu, 04 September 2021 | 09:01 WIB Last Updated 2021-09-04T06:06:03Z
Foto ilustrasi (detikcom)
MEDAN (Kliik.id) - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan masih banyak rumah sakit atau klinik yang menetapkan harga Rapid Test Antigen di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp109.000 untuk luar Jawa-Bali.

Bahkan di Kota Medan sendiri, berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan KPPU Kanwil I terhadap harga Test Antigen Covid-19, dari 30 sampel rumah sakit dan klinik yang diambil, ada 13 tempat yang masih memasang harga di atas HET.

"Hasil temuan KPPU, harga test antigen di Medan bervariasi mulai dari Rp 120.000 hingga Rp 275.000. Tentu sudah jauh di atas HET yang ditetapkan pemerintah," ujar Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas, dalam keterangan persnya, Sabtu (4/9/2021).

Selain Kota Medan, hasil monitoring di Aceh, kata Ridho, juga ditemukan dari 4 RS dan klinik yang disurvei, masih ada 1 klinik yang menetapkan harga Rp 130.000.

Di Sumbar, dari 3 rumah sakit yang terdata, ada 1 menetapkan harga Rp 175.000. Sedangkan di Riau, dari 4 RS dan klinik yang disurvei, satu diantaranya masih menetapkan harga di atas HET, yaitu sebesar Rp 200.000.

KPPU akan segera memanggil pihak RS/klinik yang masih menetapkan harga di atas HET untuk diteliti lebih lanjut mengenai biaya produksi dari masing-masing RS.

"Memang untuk saat ini masih bentuk imbauan agar mengikuti HET yang ditetapkan pemerintah. Karena masih penyesuaian," kata Ridho.

"Tapi jika tidak segera menyesuaikan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Karena untuk pengawasan HET menjadi kewenangan Dinas Kesehatan," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update