Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Vaksinasi Boleh Ranking 6, Soal Ketahanan pada COVID-19 RI Ranking 3 Terbawah

Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:08 WIB Last Updated 2021-08-31T02:39:46Z
Foto ilustrasi
JAKARTA (Kliik.id) - Hingga kini, dunia masih dilanda pandemi COVID-19. Ditambah, varian Delta atau B.1617 yang pertama kali ditemukan di India diyakini menyebar lebih cepat.

Sejumlah pihak meyakini, varian inilah 'biang kerok' di balik lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia. Rupanya, Indonesia masuk 3 besar negara dengan tingkat ketahanan paling rendah terhadap COVID-19.

Dalam analisa berjudul "The Covid Resilience Ranking: The Best and Worst Places to Be as Delta Wrecks Reopening Plans", Bloomberg merilis daftar negara dengan tingkat ketahanan terhadap COVID-19 terbaik dan terburuk di dunia periode Agustus 2021. Di dalamnya, terdapat 53 negara termasuk Indonesia.

Norwegia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan ketahanan pada COVID-19 terbaik dengan nilai 80,1. Nilai ini mengacu pada angka vaksinasi yang sudah hampir separuh penduduk dan angka kematian yang terhitung rendah.

Posisi kedua dan ketiga kali ini diduduki oleh Belanda dan Finlandia. Belanda memiliki nilai 75,8 cakupan vaksinasinya sebanyak 63,1% populasi. Sementara Finlandia memiliki skor 75.

Berikut daftar 10 besar negara yang paling tahan Covid-19:

Norwegia
Belanda
Finlandia
Irlandia
Austria
Belgia
Jerman
Singapura
Swiss
Spanyol
Indonesia di mana?

RI tercatat menduduki peringkat 51 dari 53 negara, dengan skor 44,6. Dalam analisisnya, peringkat RI ini dipengaruhi oleh cakupan vaksinasi yang rendah, masih 16,9 persen dari populasi.

Namun berdasarkan laporan terakhir dari Kementerian Kesehatan, per Senin (30/8/2021), vaksinasi COVID-19 dosis 1 di RI mencapai 30, 07 persen dari sasaran vaksinasi saat ini. Sementara dosis 2 mencakup 17,06 persen.

Namun dibanding Juli 2021, RI naik peringkat. Mengingat, RI sempat berada di peringkat paling bawah. Kini, RI naik 2 peringkat menyusul Filipina dan Malaysia. (Detik)
×
Berita Terbaru Update