Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Tembok Penahan Bahu Jalan di Jalinsum Parapat Longsor

Senin, 30 Agustus 2021 | 10:09 WIB Last Updated 2021-08-30T09:17:19Z
Lokasi longsor
SIMALUNGUN (Kliik.id) - Curah hujan yang yang tinggi sejak beberapa hari lalu menyebabkan tembok penahan bahu jalan setinggi 7 meter rubuh, dan sempat menutup bahu Jalan Lintas Sumatera Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

Kejadiannya Sabtu (28/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, namun saat ini jalan yang sangat vital itu sudah kembali berjalan normal dan bongkahan longsor sudah dibersihkan.

Demikian disampaikan Pangulu Nagori (Kepala Desa) Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sumut, Martno Bakkara, saat dimintai komentarnya terkait kejadian tersebut, Senin (30/8/2021).

Martno menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih membersihkan sisa bongkahan, dan masih ada 3 tingkat lagi beton penahan tanah dengan kisaran panjang 10-15 meter yang menggantung.

"Ini yang kami takutkan, di kala hujan turun lagi," ujarnya.

Di atas kawasan tembok penahan tanah yang longsor ini juga ada jalan menuju obyek wisata terbarukan yang sudah dibangun taman bunga.

"Selain dekat dengan Obyek wisata Batu Gantung, taman bunga diatas juga sudah kita promosikan sebagai obyek pemandangan, wisatawan pun sudah banyak kesana, berkunjung dan memilih spot foto dari "Dolok Sigualon" dan dari atas sana pemandangan Danau Toba terlihat indah dan luas sekali. Pemandangannya mengarah ke Pulau Samosir dan sekitarnya," kata Martno Bakkara.

Ia juga mengucapkan terimakasih atas bantuan alat berat dari Dinas PUPR Sumut untuk mengevakuasi bongkahan tembok longsoran itu," ujarnya.

Martno juga menghimbau, agar para pengendara yang melintas lokasi tersebut supaya tetap berhati-hati menunggu penembokan ulang. (AS)
×
Berita Terbaru Update