Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

HKBP Kembali Berduka, Pdt PWT Simanjuntak Meninggal Dunia

Minggu, 30 Mei 2021 | 12:50 WIB Last Updated 2021-05-30T10:56:58Z
Pdt Dr PWT Simanjuntak meninggal dunia 
JAKARTA (Kliik.id) - Kabar duka kembali menyelimuti Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Setelah sebelumnya kehilangan Pendeta Soritua Albert Ernst (SAE) Nababan, kini HKBP kehilangan tokoh lainnya yakni Pdt PWT Simanjuntak.

PWT Simanjuntak meninggal dunia pada hari ini, Minggu (30/5/2021). Informasi yang dilansir dari halaman Facebook Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar, Pdt PWT Simanjuntak meninggal di RS Cikini Jakarta pada pukul 06.03 WIB.

Pdt PWT Simanjuntak tutup usia di umur 85 tahun. Diketahui, Pdt PWT Simanjuntak pernah mengemban amanah sebagai Ephorus pada tahun 1993 hingga 1998.

"Huria Kristen Batak Protestan yang Kantor Pusat HKBP di Pearaja-Tarutung menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya bapak Pdt Dr PWT Simanjuntak umur 85 tahun, Ephorus (Em) HKBP Periode 1993-1998," tulis Pdt Dr Robinson Butarbutar dalam foto ungkapan dukacita HKBP, Minggu (30/5/2021).

Dalam ungkapan dukacitanya, Ephorus Robinson juga mengungkapkan bahwa mendiang merupakan mantan anggota DPR-GR/MPRS.

Diketahui, DPR-GR dan MPRS adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR).

Menjelang Pemilihan Umum sesuai Undang-Undang No. 10 Tahun 1966 tanggal 19 November 1966 Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) diatur berdasarkan Penetapan Presiden No. 2 Tahun 1959, dalam Undang-undang ini tetap diberi nama Majelis Permusyawaratan Rakyat. Sementara selanjutnya disingkat MPRS, menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945 sampai MPR hasil pemilihan umum mulai menjalankan tugas dan wewenangnya.

Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong yang diatur berdasarkan Penetapan Presiden No. 4 Tahun 1960 dalam Undang-undang ini tetap diberi nama Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong, selanjutnya disingkat DPR-GR, menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 sampai DPR hasil pemilihan umum menjalankan tugas dan wewenangnya.

Dalam penutupnya, Ephorus Robinson menuliskan ayat "2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

"Kita berduka. Beliau Eph Emeritus Pdt Dr PWT Simanjuntak telah meninggalkan kita. Semoga keluarga diberikan Tuhan kekuatan dan penghiburan," tulisnya.

Seperti diketahui meninggalnya Ephorus Emeritus PWT Simanjuntak berdekatan dengan meninggalnya Ephorus Emeritus SAE Nababan yang meninggal terlebih dahulu pada 8 Mei 2021 lalu.

Kedua sosok ini pernah sama-sama menjabat pada periode yang sama kala itu. HKBP memiliki dua pucuk pimpinan pada periode 1993 hingga 1998. Keduanya pernah terlibat konflik di masa-masa tersebut.

(Tri/Rls)
×
Berita Terbaru Update