Notification

×

Iklan

Iklan

H-1 Larangan Mudik 6 Mei, Penumpang di Bandara Kualanamu Meningkat

Rabu, 05 Mei 2021 | 16:48 WIB Last Updated 2021-05-05T09:48:56Z
Bandara Kualanamu
DELISERDANG (Kliik.id) - Menjelang larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H yang berlaku mulai 6-17 Mei 2021, jumlah penumpang di Bandara Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara, mengalami peningkatan.

Humas Angkasa Pura II Yuliana Balqis menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang di Bandara Kualanamu mulai terjadi saat memasuki pekan kedua menjelang Idul Fitri.

Ia memprediksi puncaknya akan terjadi hari ini, atau H-1 pemberlakuan larangan mudik Lebaran.

"Kita prediksi ada kemungkinan puncaknya hari ini, karena pada tanggal 6 Mei besok mulai sedikit penerbangan. Hanya penerbangan yang dikecualikan dan penerbangan kargo," kata Yuliana dalam keterangannya, Rabu (5/5/2021).

Berdasarkan data penerbangan yang ada, tiga hari sebelum masa larangan mudik jumlah penumpang terus meningkat.

Pada 1 Mei jumlah penumpang tercatat 11.614 orang dengan 122 penerbangan. Jumlah tersebut meningkat pada 2 Mei, dengan adanya penambahan rute penerbangan dari 13 menjadi 15 rute, dengan jumlah penumpang 12.096 orang.

Pada tanggal 3 Mei total penumpang ada 12.431 dari 118 penerbangan yang datang dan pergi dengan jumlah rute yang sama yakni 15 rute.

Terpisah, Manager Officer In Charge (OIC) Bandara Kualanamu, Dedi Yuda Negara mengatakan peningkatan jumlah penumpang terjadi pada dua pekan sebelum Idul Fitri.

"Memasuki dua pekan jelang lebaran ada peningkatan jumlah sekitar 30 persen dari kalkulasi hari biasa yakni 8.000 penumpang," ujarnya.

Adanya peningkatan jumlah penumpang di bandara yang dinaungi Angkasa Pura II itu dimungkinkan terkait pelarangan mudik yang akan diberlakukan pada 6 Mei esok. Sehingga masyarakat memilih lebih awal mudik.

Terkait persiapan aturan larangan mudik, Dedi mengatakan pihaknya akan mendirikan posko pemantauan larangan mudik yang mulai berlaku sejak tanggal 6 Mei 2021.

"Petugas akan memantau dan memeriksa persyaratan calon penumpang sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update