Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

Ganjar Colek Anies Panaskan Persaingan Capres 2024

Minggu, 18 April 2021 | 14:12 WIB Last Updated 2021-04-18T07:12:22Z
Hendri Satrio
JAKARTA (Kliik.id) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditanya oleh warga bernama Tika soal diskotek yang masih beroperasi di DKI Jakarta, padahal di satu sisi mudik dilarang. Ganjar pun 'mencolek' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Apa maksud dari Ganjar mencolek Anies?

'Colekan' Ganjar ke Anies ini bisa dinilai sebagai arah manuver politik. Pasalnya, baik Anies maupun Ganjar, sama-sama masuk dalam bursa capres 2024.

"Karena mereka berdua calon presiden maka tindak tanduknya itu wajar kalau kemudian kita mengarah atau mengartikannya sebagai manuver calon Presiden," kata pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio kepada wartawan, Minggu (18/4/2021).

Hensat juga menduga hal ini juga bisa dilihat dari rencana selanjutnya dari Ganjar. Dia menyebut bahwa Ganjar juga mungkin untuk mengejar peruntungan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Tapi khusus untuk Ganjar bisa juga sebagai plan B. Kalau nggak read oleh parpol, nggak punya elektabilitas cukup tinggi untuk calon presiden, bisa saja untuk mencari peruntungan menjadi Gubernur di DKI Jakarta," ungkapnya.

Lebih lanjut, Hensat melihat persaingan Anies dan Ganjar merupakan persaingan yang sehat. Pasalnya, keduanya sedang beradu program.

"Tapi persaingan program misalnya antara Anies dan Ganjar sehat dan bagus banget. Sebuah perdebatan yang menurut saya perlu dilakukan oleh para calon presiden," tuturnya.

Sebelumnya, tanya jawab antara Ganjar Pranowo Tika itu berlangsung di IG Live Stafsus Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman. Siaran langsung di medsos itu dilakukan bersama Ganjar.

Tika, dalam live IG itu, bertanya langsung. Dia membandingkan diskotek yang boleh buka, padahal ada larangan mudik.

"Saya Tika, Pak Ganjar, dari Semarang tapi sempet kerja di Jakarta kemaren. Terus kenapa nih Pak Ganjar tidak boleh mudik tapi ke diskotek dan tempat wisata masih tetap dibuka, sedangkan kalau diskotek itu kan pada suka-suka mabuk nih, itu kan udah nggak sehat, dia nggak akan tuh sadar untuk...," kata Tika, seperti dilihat tayangannya di YouTube, Minggu (18/4/2021).

Ganjar pun terkejut. Dia lantas menanyakan diskotek mana yang di masa pandemi ini masih beroperasi.

"Oh iya, diskotek mana? Kok tahu kalau ada diskotek buka? Kamu sering ke diskotek ya?" kata Ganjar.

Tika, yang mengaku sempat bekerja di Jakarta, kemudian menyebut nama tempat yang berada di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Fadjroel kala itu ikut merespons pertanyaan Tika dengan menjawab soal diskotek di Jakarta urusan Gubernur Jakarta. Ganjar pun menyebut nama Anies dan akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI.

"Nanti teman saya, namanya Pak Anies, nanti tak suruh biar beresin," balas Ganjar.

Ganjar kemudian mencontohkan tempat diskotek yang melanggar aturan dan langsung ditutup.

Di akhir jawabannya, Ganjar membuat guyon perlu-tidaknya tim Pemprov Jawa Tengah ke Jakarta buat menutup kegiatan hiburan malam.

"Jadi yang seperti itu gini, dilaporin aja, ini kejadian, contoh Mbak sudah di Semarang kan sekarang. Diskotek joget-joget itu yang di dalam tahu lo ngerekam, ngerekam terus kemudian nggak pakai masker, jingkrak-jingkrak gitu. Langsung dikirim ke saya ada di DM, ke IG saya, ke Facebook saya. Langsung saya bilang, Satpol PP datengin hari ini, tutup besok pagi. Langsung saya tutup, nggak ada peduli. Jadi gitu, kasih aja ke saya, atau gini... saya kirim tim dari Jawa Tengah untuk tutup yang di Jakarta, eh nggak boleh ya," ujar Ganjar seraya tertawa.

Sementara itu, Pemprov DKI memberikan penjelasan terkait pertanyaan Tika. Pemprov DKI menegaskan hiburan malam termasuk diskotek di Ibu Kota masih ditutup selama pandemi.

"Diskotek masih tutup," kata Kepala Seksi Pengawasan Disprekraf DKI Jakarta, Iffan saat dihubungi, Minggu (18/4/2021).

Iffan juga meluruskan soal tempat usaha yang disebut Tika sebagai diskotek. Dia menegaskan tempat usaha tersebut mengantongi izin buka restoran, bar dan pub.

"Pub artinya memiliki Izin Live Musik. Sekarang kan (Pub) dilarang," ujar Iffan. (Detik)
×
Berita Terbaru Update