Notification

×

Iklan

PPM Minta Polres Tebingtinggi Usut Tuntas Kasus Bom Molotov: Ini Aksi Terorisme!

Rabu, 27 Juli 2022 | 13:13 WIB Last Updated 2022-07-27T07:01:21Z
Ketua PPM Kota Tebingtinggi, Frans Edy Sinaga.
TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Masyarakat Kota Tebingtinggi, Sumut, belakangan ini diresahkan tentang pelemparan bom molotov di rumah Kepala BKD Syaiful Fahri, yang terjadi pada Senin (18/7/2022) dini hari. 

Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Tebingtinggi, Frans Edy Sinaga, buka suara menanggapi kejadian tersebut.

"Ini sudah aksi terorisme, ada orang melemparkan bom molotov. Kami berharap Polres Tebingtinggi untuk lebih serius mengusut tuntas aksi terorisme ini," ujar Frans dalam keterangannya, Rabu (27/7/2022).

Menurut Frans, hal ini sangat memprihatinkan, apalagi rumah korban dihuni oleh seluruh keluarga, termasuk ibu, istri dan anak-anak korban.

"Pelaku ini mungkin masih pemula, belum pandai merakit bom atau sejenisnya, jadi masih coba-coba pakai bom molotov, namun justru harus mendapat perhatian serius, karena apabila dibiarkan nanti pelaku akan melakukan hal yang lebih besar, bukan cuma molotov," katanya.

Terlepas dari apa motifnya, kata Frans, hal ini tidak bisa dianggap remeh, ini bisa terjadi kepada siapa saja, membuat keresahan dan ketidak nyamanan di Kota Tebingtinggi.

"Sekali lagi kami harapkan kepada Kapolres Tebingtinggi untuk mengusut tuntas, terapkan Undang-undang Teroris. Kalau perlu, libatkan Densus 88 dan TNI," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, rumah pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi di Jalan Meranti, Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Sumut, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (18/7/2022) dini hari.

Pejabat yang menjadi korban yakni, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Tebingtinggi, Syaiful Fahri.

Bom molotov yang dilempar mengenai jendela kaca. Diduga bom molotov dilempar dari samping rumahnya.

Saat dikonfirmasi, Syaiful Fahri membenarkan kejadian ini.

"Iya, kejadiannya sekitar pukul 05.30 WIB, saat saya hendak membuka jendela. Saya lihat banyak pecahan kaca botol. Sumbu bom sudah sempat terbakar," ujar Fahri.

Atas kejadian ini, Fahri mengaku telah melaporkan ke Polres Tebingtinggi. Ia berharap pelaku secepatnya diketahui. (Rls)

×
Berita Terbaru Update