Notification

×

Iklan

Pelaku Pembunuhan Pasutri di Samosir Ditetapkan DPO, Ini Foto dan Ciri-cirinya

Rabu, 20 Juli 2022 | 10:58 WIB Last Updated 2022-07-20T16:02:41Z
Foto DPO
SAMOSIR (Kliik.id) - 
Kasus pembunuhan pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), Jimmi Gultom dan Heni Kartini, yang merupakan pekerja Hotel Tirta Mommy In, sampai saat ini belum terungkap.

Pihak kepolisian akhirnya merilis wajah pelaku pembunuhan pasutri tersebut. Pelaku adalah Marwan alias Begu yang merupakan sesama pekerja hotel.

Marwan kini resmi masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Samosir, dalam kasus pembunuhan tersebut.

Dalam foto DPO yang tersebar, pelaku disebutkan memiliki ciri-ciri tinggi badan 168 sentimeter dan berat 70 kilogram. Warna kulit sawo matang dan rambut ikal.

Selain itu, pelaku juga memiliki rajahan tato rantai kecil melingkar di lengan kanan, serta memiliki mata agak sipit.

Sebelumnya diberitakan, pasangan suami istri (Pasutri) yang bekerja di Hotel Tirta Mommy In, Jalan Simanindo, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan tewas dibunuh, Senin (11/7/2022).

Saat ditemukan, pasutri ini dalam keadaan bersimbah darah di bagian dapur hotel. Kasus pembunuhan ini pun membuat heboh masyarakat.

Muncul dugaan, kedua korban dibunuh oleh MR, sesama pekerja hotel. Setelah pembunuhan ini, beredar foto dan identitas terduga pelaku.

Disebutkan MR berusia 38 tahun, warga Dusun IV, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. Terduga pelaku kabur usai menghabisi nyawa kedua korban.

Informasi yang dihimpun, korban merupakan pria bermarga Gultom dan istrinya suku Jawa. Selain menghabisi nyawa pasutri ini, pelaku juga melarikan 1 unit sepeda motor Scoopy BK 5660 WAB.

Kasus pembunuhan ini pertama kali diketahui oleh anak korban yang duduk di bangku SMA pada pukul 13.45 WIB, saat pulang dan hendak menemui orangtuanya.

Ketika masuk ke dapur hotel, sang anak curiga, pintu dalam keadaan terbuka dan kondisi acak-acakan. Sesampainya di bagian belakang dapur, sang anak kaget melihat orangtuanya sudah terbujur kaku bersimbah darah.

Dalam kondisi panik, sang anak kemudian berteriak dan memanggil warga sekitar. Sontak, pembunuhan pasutri ini membuat heboh seisi kampung di kawasan Simanindo itu.

Pihak kepolisian dari Polres Samosir yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon mengatakan, dari pemeriksaan awal diketahui pasutri ini memang korban pembunuhan.

"Besar kemungkinan keduanya merupakan korban pembunuhan," ujar Josua kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).

Namun, Josua belum menjelaskan secara detail terkait motif kejadian ini. Ia mengaku masih memintai keterangan saksi.

"Sabar ya, masih melakukan penyelidikan," katanya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update