Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Harga Cabai Makin 'Pedas', Ketua DPRD Sumut Minta Disperindag Siapkan Langkah Ini!

Selasa, 14 Juni 2022 | 08:08 WIB Last Updated 2022-06-14T01:32:30Z
Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting.
MEDAN (Kliik.id) - 
Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Baskami Ginting mengomentari terkait tingginya harga cabai merah di pasar tradisional di Sumut.

Diketahui, harga cabai merah di pasar tradisional di Kota Medan, pekan lalu terpantau Rp 67 ribu, saat ini terpantau naik Rp 85 ribu hingga Rp 100 ribu per kilonya.

Baskami meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumut melakukan investigasi penyebab kenaikan harga cabai selama sepekan terakhir.

"Kita harus telusuri penyebabnya, kemudian lakukan langkah konkrit. Jangan sampai wong cilik terhimpit lagi persoalan harga cabai ini," ujar Baskami dalam keterangan tertulis, Senin (13/6/2022).

Baskami, menjelaskan, kenaikan harga cabai dapat memicu inflasi. Sehingga menurutnya, perlu perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Dikatakannya, penyebab kenaikan juga dapat disebabkan faktor cuaca, gagal panen dan kekurangan pasokan untuk mencukupi permintaan di Sumut.

"Disperindag harus rutin memantau harga-harga ini dan memastikan ketersediaan pasokan," tegasnya.

Pemerintah, kata Baskami, juga harus menindak oknum spekulan yang mencoba mengambil keuntungan sepihak, sehingga menyebabkan kenaikan harga ini.

"Harus ditindak itu para spekulan, yang bisa saja memborong cabai itu dan menjualnya ke luar daerah karena harga lebih menggiurkan sehingga barang langka di pasar," ucapnya.

Tak hanya itu, Baskami juga meminta Pemprov Sumut turun tangan melakukan operasi pasar. Lalu, kata Baskami, pemerintah sudah saatnya mengembangkan penggunaan cold storage atau gudang beku/pendingin.

"Gudang ini nantinya berguna untuk menjaga pasokan sekaligus mengatasi fluktuasi harga cabai. Sehingga, penanganan harga cabai dan komoditas lainnya lebih komprehensif dari hulu ke hilir," ujar Baskami.

"Apabila kenaikan ini, dipicu kekurangan ketersediaan, maka Sumut mesti memiliki gudang pendingin. Sehingga ke depan pasokan cabai kita masa simpannya menjadi lebih panjang dan dapat membantu menstabilkan harga di pasar," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update