Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

1.000 Napi Lapas Tebingtinggi Terima Remisi Idul Fitri, 7 Orang Langsung Bebas

Senin, 02 Mei 2022 | 15:28 WIB Last Updated 2022-05-03T04:33:23Z
Pemberian remisi oleh Kalapas Anton Setiawan kepada warga binaan Kota Tebingtinggi.
TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tebingtinggi Kemenkumham Sumut menerima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri bagi yang beragama Islam.

Kegiatan pemberian remisi digelar di Gedung Sasana Tama Lapas Tebingtinggi, Jalan Pusara Pejuang, Kota Tebingtinggi, Sumut pada Senin (2/5/2022).

Remisi Khusus Idul Fitri diberikan kepada narapidana beragama Islam, yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

Diantaranya persyaratan telah menjalani pidana minimal 6 bulan dan tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana). Serta aktif mengikuti program pembinaan di Lapas.

Usai pelaksanaan sholat Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Kepala Lapas Tebingtinggi, Anton Setiawan didampingi pejabat struktural menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk menyerahkan pemberian Remisi Khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Anton membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada pelaksanaan upacara pemberian Remisi Khusus Hari Raya.

Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri diharapkan dijadikan sebagai renungan dan motivasi saudara-saudara untuk selalu instropeksi diri dan terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik.

"Kepada seluruh narapidana dan anak yang hari ini mendapatkan remisi, khususnya yang bebas hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar saudara terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Jadilah insan yang taat hukum, insan yang berakhlak mulia dan berbudi luhur serta insan yang berguna bagi pembangunan bangsa," ujar Anton.

Anton menambahkan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 1196 orang WBP yang beragama Islam. Sebanyak 1000 orang menerima RK dengan rincian sebanyak 990 orang mendapatkan RK I dan 10 orang mendapatkan RK II.

"Dari 10 orang yang mendapatkan RK II sebanyak 7 orang WBP dibebaskan usai menerima SK," tutup Anton.

Salah satu warga binaan yang mendapat remisi khusus tahun ini dan dinyatakan langsung bebas, Dede Prayoga merasa sangat senang dirinya mendapatkan remisi tahun ini.

"Karena remisi ini, saya dapat merayakan hari raya kembali bersama keluarga. Saya berterimakasih kepada seluruh pegawai Lapas kelas IIB yang bersusah payah membina seluruh warga binaan di lapas," ujar Dede. (Rls)
×
Berita Terbaru Update