Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Polda Sumut Selidiki Penyebab Bocornya Gas PT SMGP di Madina, Sejumlah Saksi Diperiksa

Senin, 25 April 2022 | 16:28 WIB Last Updated 2022-04-25T14:51:21Z
Lokasi pabrik PT SMGP 
MEDAN (Kliik.id) - 
Polda Sumut masih menyelidiki penyebab bocornya gas milik PT Sorik Merapi Geothermal Power (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, tim Puslabfor Polda Sumut telah mengambil sampel sisa gas milik PT SMGP untuk dilakukan penelitian.

"Selain mengambil sampel oleh Tim Labfor, pihak Ditreskrimum Poldasu telah memintai keterangan sejumlah saksi terkait dengan kejadian bocornya sumur gas milik PT SMGP," ujar Hadi kepada wartawan, Senin (25/4/2022).

Sementara terhadap warga yang sempat dibawa ke rumah sakit, kata Hadi, sebagian sudah ada yang diperbolekan pulang.

"Jumlahnya saya belum tau, tapi kemarin dari 21 warga yang menjadi korban sudah ada yang pulang dari rumah sakit," jelasnya.

Diketahui, Polda Sumut menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab pasti kebocoran sumur gas milik PT SMGP di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Madina, Minggu (24/4/2022).

Sebelumnya, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, belakangan ini diduga kembali mengeluarkan gas beracun, Minggu (24/4/2022) pagi.

Pasalnya, 21 warga yang berdomisili di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Madina, diduga keracunan gas Hidrogen Sulfida atau H2S.

Menurut hasil penyelidikan, gas beracun ini muncul dari sumur PT SMGP. Disebutkan bahwa pihak PT SMGP melakukan pengeboran ulang. Namun, sumur meletup hingga memuntahkan semburan lumpur dan gas. (Rls)
×
Berita Terbaru Update