Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Konsumsi BBM Bakal Naik Gila-gilaan Selama Musim Mudik, Stoknya Aman?

Senin, 25 April 2022 | 15:30 WIB Last Updated 2022-04-25T09:13:55Z
Foto ilustrasi (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati menegaskan stok BBM di dalam negeri akan cukup untuk menghadapi musim mudik Lebaran 2022. Dia memprediksi akan ada kenaikan penggunaan bensin di tengah masyarakat selama masa mudik Lebaran 2022.

Erika menyatakan sejauh ini bila dihitung secara rata-rata total ketahanan stok BBM semua jenis dapat digunakan selama 21 hari. Stok sebanyak itu menurutnya akan cukup untuk mengarungi musim mudik Lebaran 2022.

"Secara total ketahanan BBM itu 21 hari rata-ratanya. Insyaallah BBM kita cukup selama masa mudik lebaran aman dan tersedia untuk semua masyarakat," papar Erika dalam konferensi pers virtual, Senin (25/4/2022).

Dia menjelaskan untuk stok BBM Pertalite akan tahan untuk 17 hari, Pertamax tahan untuk 32 hari, dan Pertamax Turbo akan tahan 59 hari. Sementara itu untuk solar subsidi memiliki ketahanan stok selama 21 hari. Kemudian ada untuk bahan bakar pesawat, avtur masih tahan stoknya untuk 37 hari ke depan. Kemudian ada juga stok minyak tanah kerosin yang tahan selama 45 hari.

Peningkatan kebutuhan BBM menurutnya akan terjadi pada jenis BBM gasoline yang biasa digunakan untuk bensin kendaraan reguler. Mulai dari Pertalite hingga Pertamax. Peningkatan terjadi karena adanya prediksi membeludaknya pemudik dengan kendaraan pribadi.

"Akan ada peningkatan dari kebutuhan masyarakat, untuk gasoline peningkatan 5% lebih karena ada peningkatan arus mudik yang utamanya didominasi oleh mobil pribadi dan sepeda motor," ungkap Erika.

Sementara itu, untuk bensin jenis BBM gasoil atau bensin kendaraan diesel seperti solar kemungkinan akan ada penurunan penggunaan. Hal itu terjadi karena adanya pembatasan operasi truk barang selama masa mudik.

"Gasoil akan mengalami penurunan karena ada perbatasan kegiatan kendaraan logistik dan kendaraan besar selama arus mudik lebaran," tambah Erika. (Detik)
×
Berita Terbaru Update