Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Pekerja Migran Ilegal di Asahan

Rabu, 16 Maret 2022 | 00:56 WIB Last Updated 2022-03-15T17:56:58Z
Petugas Lanal Tanjung Balai Asahan memeriksa calon pekerja migran yang hendak diselundupkan ke Malaysia dengan menggunakan kapal kayu.
ASAHAN (Kliik.id) - 
Kapal motor tanpa nama yang memuat 23 orang, terdiri dari 12 pria dan 11 wanita diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan diselundupkan ke Malaysia melalui jalur ilegal ditangkap TNI Angkatan Laut (AL) di perairan Silo Baru, Kabupaten Asahan, Sumut, Selasa (15/3/2022).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Aan Prana Tua Sebayang mengatakan, setelah mendapatkan informasi, petugas langsung melaksanakan pengintaian dan penyisiran di sekitar perairan Bagan Asahan sampai Silo Baru.

"Sekitar pukul 04.30 WIB tim berhasil menangkap dan mengamankan kapal kayu tanpa nama di Perairan Bagan Asahan. Setelah dicek awal di lapangan, penumpang diduga calon PMI ilegal, selanjutnya tim membawa kapal kayu tersebut menuju Posmat Bagan Asahan untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar Danlanal.

Terpisah, Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan, dalam melaksanakan tugas penegakan kedaulatan dan hukum serta menjaga keamanan dan keselamatan di laut, TNI AL senantiasa melakukan secara profesional dan proporsional.

"TNI AL sudah sangat jelas dan tegas, tidak ada kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan termasuk tindak pidana dan pelanggaran di laut, seperti upaya penyelundupan manusia untuk berangkat keluar negeri melalui jalur yang tidak resmi," ujarnya.

Dengan digagalkannya upaya penyelundupan puluhan calon PMI ilegal di Tanjung Balai Asahan merupakan salah satu bentuk kehadiran TNI AL melakukan patroli guna mencegah segala bentuk pelanggaran sesuai dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.

Saat ini, KM tanpa nama tersebut diamankan di Posbabinpotmar Bagan Asahan. Sedangkan nakhoda dan ABK serta calon PMI ilegal dimintai keterangan di Mako Lanal Tanjung Balai Asahan sebelum dilimpahkan kepada petugas berwenang untuk proses lebih lanjut. (Rls)
×
Berita Terbaru Update