Notification

×

Iklan

Korban Binomo Laporkan Guru Indra Kenz ke Polda Sumut, Ngaku Rugi Rp 300 Jutaan

Rabu, 23 Maret 2022 | 10:25 WIB Last Updated 2022-03-23T13:08:58Z
Korban Binomo melaporkan guru Indra Kenz ke Polda Sumut, mengaku rugi Rp 300 jutaan.
MEDAN (Kliik.id) - 
SFA (28), warga Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumut, salah satu dari ratusan korban Binomo dbersama 3 korban lainnya melaporkan guru Indra Kenz, Fakar Suhartami Prata serta para mentor lainnya ke Polda Sumut, Selasa (22/3/2022).

SFA menceritakan awal mula dirinya mengenal Binomo dari konten Fakar Suhartami dan affiliator lainnya. Awalnya para affiliator mengatakan untung Rp 300-500 ribuan per hari dengan sangat mudah.

Terakhir, ia berpikir bagaimana cara mengikutinya. Lalu, ia menemukan link Fakar Trading dan ada pilihan masuk aplikasi Binomo.

Kemudian, SFA mengklik dan secara tidak langsung masuk ke link Fakar Pratama. Ia juga pernah ikut kelas secara khusus.

"Saya mengalami kerugian main Binomo dari tahun 2020 sekitar Rp 300 jutaan. Gara-gara Binomo, saya kehilangan anak kedua," ujar SFA saat dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022). 

Ia berharap agar laporan para korban ini ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Agar tidak ada korban lainnya.

Sebelumnya, para korban sempat mengadu ke Posko Korban Binomo di Kantor Hukum Pelita Konstitusi di Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Diketahui, Influencer Indra Kenz, yang dikenal sebagai Crazy Rich Medan tersandung kasus dugaan penipuan berkedok perdagangan opsi biner melalui aplikasi Binomo.

Indra ditahan oleh Bareskrim Polri setelah dilaporkan sejumlah korban opsi biner di Binomo. Para korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp25,6 miliar. (Rls)
×
Berita Terbaru Update