Notification

×

Iklan

Weleh-Weleh, Memang Medan Kota Preman, Kombes Valentino Banyak Terima Laporan Premanisme

Minggu, 20 Februari 2022 | 15:47 WIB Last Updated 2022-02-20T13:01:04Z
Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda.
MEDAN (Kliik.id) - 
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengaku banyak menerima keluhan kasus premanisme, sejak memberikan nomor WhatsApp untuk masyarakat melapor.

Menurut Valentino, semua laporan yang masuk melalui nomor 081275851994 dan nomor call center 110 akan ditindaklanjuti.  Laporannya perihal aksi kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polrestabes Medan.

"Kami berusaha untuk menindaklanjuti, kami berusaha untuk memilah-milah. Tentunya dari situ kita juga bisa melihat pola-pola tindakan kita untuk mengantisipasi preventif ke depan dari Polrestabes Medan," ujar Valentino kepada wartawan, Minggu (20/2/2022).

Valentino mengatakan bahwa pihaknya banyak menerima laporan keluhan dari masyarakat tentang maraknya aksi premanisme yang terjadi.

"Sementara pengaduan masyarakat keluhannya tentang premanisme, untuk kasus-kasus sendiri belum banyak," jelasnya.

Mantan Direktur Lalulintas Polda Sumut ini mengatakan, laporan yang diterima terus meningkat. Ia berharap kepada masyarakat agar informasi yang diberikan kepada polisi jelas dan akurat.

"Kita mengharapkan informasi yang valid, tentunya yang bisa berdampak kepada keamanan dan ketertiban masyarakat kota Medan," ujarnya.

Valention mengatakan, pengaduan dari masyarakat ini juga akan dijadikan sebagai evaluasi kinerja kepolisian di sektor Polrestabes Medan.

"Masih kita pola kan, dari data yang masuk tentunya ini nanti yang menjadi bagian dari analisa evaluasi kita bergerak kemana, untuk dapat lebih menentramkan masyarakat di Kota Medan," katanya.

Perwira berpangkat melati tiga ini menambahkan bahwa pihaknya juga telah membentuk tim khusus untuk mengatasi segala bentuk tindakan kriminal di wilayah hukum Polrestabes Medan.

"Saat ini berbagai tim sudah ada, kita mengaktifkan tim-tim, ada tim dari Sat Reskrim dan jajaran Polsek," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update