Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Kadisdik Sumut Mundur, PDIP Minta Gubsu Tunjuk Pengganti yang Mampu Kelola Birokrasi Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 | 11:09 WIB Last Updated 2022-02-10T08:17:44Z
Kadisdik Sumut mundur, PDIP minta Gubsu Edy Rahmayadi tunjuk pengganti yang mampu mengelola birokrasi pendidikan.
MEDAN (Kliik.id) - 
Mundurnya Prof. Wan Syaifuddin sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sumut membuktikan bahwa pengelolaan pendidikan di Sumut dalam persoalan yang besar.

Diharapkan kedepannya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi harus menunjuk Kepala Dinas baru yang benar-benar memiliki kemampuan dalam mengelola dunia pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi E dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Sumut Poaradda Nababan dalam bincang-bincang santai di Channel Moncongputih TV F-PDI Perjuangan Sumut, Rabu (9/2/2022).

"Demi menyelamatkan dunia pendidikan, Gubsu harus menunjuk kadis baru yang memiliki kemampuan dan sanggup mengelola birokrasi pendidikan. Yang paling penting Gubsu harus memberikan kepercayaan penuh untuk mengelola pendidikan di Sumut, tanpa intervensi dan memasukkan berbagai kepentingan yang tidak terkait dengan pendidikan itu sendiri," ujar Poaradda.

Selanjutnya, Anggota DPRD Sumut yang terpilih dari Dapil Labuhan Baru Raya ini juga menyatakan bahwa persoalan yang sangat mendasar dalam dunia pendidikan justru berada pada lingkungan Dinas Pendidikan itu sendiri.

"ASN yang bekerja mengelola pendidikan di Sumut tidak solid, tidak terkonsolidasi dengan baik, ini yang menjadi persoalan fundamental yang sedang dihadapi dunia pendidikan Sumut. Oleh karena itu untuk menyelamatkan dunia pendidikan di Sumut maka membangun soliditas dan konsolidasi ASN di Dinas Pendidikan menjadi prioritas," ucap Poaradda.

Selain itu, Poaradda juga menyatakan bahwa anggaran pendidikan di Sumut cukup tinggi, selayaknya dengan anggaran tersebut Sumut harus sudah menjadi rujukan Pendidikan berkualitas di Indonesia.

"Dengan anggaran yang cukup besar tidak ada alasan pendidikan di Sumut kualitasnya rendah, tetapi karena lingkungan pengelolaan pendidikan yang tidak solid di Sumut akibatnya kualitas Pendidikan menjadi rendah. Harapan kita dengan Kadis baru kedepan dapat menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar tersebut," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update