Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Jokowi Tanam Pohon di Humbahas, KSPPM: Janganlah Tanam 10 Ha Biarkan Kerusakan Ratusan Ribu Ha!

Jumat, 04 Februari 2022 | 08:32 WIB Last Updated 2022-02-04T06:28:59Z
Presiden Jokowi menanam pohon bersama masyarakat di Desa Simangulappe, Kecamatan Baktiraja, Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Kamis (3/2/2022).
HUMBAHAS (Kliik.id) - 
Di hari II kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis, 3 Februari 2022, Presiden Joko Widodo melakukan penanaman pohon bersama masyarakat di Desa Simangulappe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Jokowi melakukan penanaman kacang macadamia. Selain merupakan tanaman hasil hutan bukan kayu (HHBK), tanaman ini juga punya nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Jokowi berharap, pohon-pohon yang sudah ditanam tersebut dapat tumbuh dengan baik dan memberikan dampak ekonomi kepada seluruh masyarakat yang berada di sekitar Desa Simagulappe.

Di sisi lain, upaya penanaman pohon yang dilakukan pemerintah semestinya dibarengi dengan upaya dan komitmen penuh.

Menjaga dan merawat adalah kata kunci yang harus diterapkan, membatasi izin konsesi di hutan adat serta sebisa mungkin menindak pengusaha perusak lingkungan.

Direktur Eksekutif Kelompok Studi Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM), Delima Silalahi berpendapat, sudah semestinya komitmen tersebut diterapkan dalam upaya pelestarian lingkungan supaya tidak hanya menjadi acara seremonial saja.

"Janganlah menanam sepuluh hektar, tapi membiarkan kerusakan hutan ratusan ribu hektar," ujar Delima dilansir medanbisnisdaily.com, Jumat (4/2/2022).

Menurut Delima, upaya pemulihan hutan harus dibarengi keseriusan melepaskan hutan-hutan masyarakat adat dari kawasan hutan negara. Sebab, masyarakat adat lah selama ini yang sudah terbukti bisa melestarikan hutannya.

"Itu ruang hidupnya. Jadi pemerintah harus mencabut izin-izin konsesi di hutan adat dan menjadikan masyarakat adat menjadi mitra strategis menjaga hutan," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update