Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Polda Sumut dan Polres Penyangga Ungkap 50 Kasus Kejahatan, 63 Tersangka, 5 Ditembak

Rabu, 12 Januari 2022 | 19:03 WIB Last Updated 2022-01-12T16:11:28Z
Konferensi pers kasus kejahatan di Mapolda Sumut.
MEDAN (Kliik.id) - 
Polda Sumut bersama Polres penyangga meliputi Medan, Belawan, Binjai, Deliserdang, Langkat, Serdangbedagai, dan Tebingtinggi, selama 9 hari mulai 2-10 Januari 2022 berhasil menangkap puluhan pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, menjelaskan, puluhan pelaku ini terlibat aksi curanmor, begal, dan curat yang beraksi di wilayah Kota Medan, Belawan, Sergai, Deliserdang, Langkat, Tebingtinggi, dan Binjai.

"Selama sembilan hari Polda Sumut bersama Polres Penyangga berhasil mengungkap 50 kasus kejahatan dengan meringkus 63 tersangka dan 5 terpaksa ditembak karena berusaha melawan," ujar Tatan didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi dalam konferensi pers, Rabu (12/1/2022) sore.

Tatan mengatakan, ditangkapnya puluhan pelaku kejahatan itu untuk menjawab keraguan masyarakat karena maraknya aksi begal di Kota Medan serta wilayah penyangga lainnya.

"Dari tangan para tersangka turut disita 16 unit sepeda motor berbagai merk hasil tindak kejahatan, STNK, BPKB, handphone serta barang berharga lainnya," katanya.

Tatan menambahkan, untuk wilayah hukum Polrestabes Medan paling tinggi dalam mengungkap kasus kejahatan sebanyak 32 perkara dengan 38 tersangka.

Kemudian, Polres Belawan sebanyak 7 kasus dengan 11 tersangka, Polres Deliserdang sebanyak 4 kasus dengan 4 tersangka.

Selanjutnya, Polres Langkat sebanyak 3 kasus dengan 6 tersangka, Polres Binjai sebanyak 2 kasus dengan 2 tersangka, Polres Sergai sebanyak 1 kasus dengan 1 tersangka dan Polres Tebingtinggi sebanyak 1 kasus dengan 1 tersangka.

Menurut Tatan, para pelaku yang notabennenya berasal dari Belawan, Deliserdang, Binjai, beraksi di wilayah Kota Medan.

"Puluhan pelaku kejahatan yang ditangkap ini rata-rata terbukti mengonsumsi narkoba saat menjalankan aksi pembegalan terhadap masyarakat," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update