Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Sebut RI Punya 2.319 Startup, Jokowi: Tiap Hari Tambah Terus

Rabu, 15 Desember 2021 | 13:08 WIB Last Updated 2021-12-15T06:51:43Z
Presiden Joko Widodo. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan Indonesia saat ini sudah memiliki 2.319. Dengan data itu, menurut Jokowi menjadi bukti potensi pasar digital Indonesia sangat besar.

"Potensi pasarnya (digital) sangat besar jangan sampai yang ambil orang lain. Kita sekarang ini memiliki 2.319 startup, semakin hari semakin tambah, tambah, tambah terus. Kita memiliki 1 decacorn, 7 unicorn, dan banyak sekali soonicorn yang nanti akan terus didorong agar naik menjadi unicorn dan decacorn," ujarnya dalam dalam pembukaan Akselerasi Generasi Digita, dikutip dari YouTube Kementerian BUMN, Rabu (15/12/2021).

Menurutnya, saat ini kemajuan digitalisasi di dunia tidak dapat dicegah. Katanya, perusahaan di dunia sedang berlomba-lomba untuk membangun metaverse.Untuk itulah Jokowi mendorong digitalisasi masyarakat.

"Sehingga perlu disiapkan strategi negara kita, agar kita tertinggal jauh oleh negara-negara lain. Saya sampaikan kepada Menteri BUMN dan pada yang lain. Waktu kita tidak banyak untuk mengejar itu. Negara ini akan maju jika kita melompat. Waktunya hanya 2 tahun, menyiapkan talenta digital dalam jumlah yang besar," tuturnya.

Dalam rangka meningkatkan talenta agar digitalisasi di masyarakat meningkat, Jokowi berharap perusahaan-perusahaan teknologi bisa membuka diri untuk magang mahasiswa-mahasiswa.

"Saya meminta perusahaan-perusahaan teknologi agar mau ditempati untuk magang mahasiswa-mahasiswa kita, anak-anak kita. mindset digitalnya ada, skill digitalnya ada, sehingga terbentuk culture digital di negara kita," ujarnya.

Tidak hanya itu, lewat agenda bernama Merah Putih Fund, Jokowi menyebut startup yang masih golongan soonicorn akan diberikan suntikan dana. Merah Putih Fund sendiri merupakan gagasan dari gagasan Menteri BUMN Erick Thohir yang terdiri dari sejumlah BUMN.

"Saya sangat menghargai apa yang telah digagas oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Menyiapkan sebuah pendanaan Merah Putih Fund yang ini nanti akan memberikan suntikan kepada soonicorn-soonicorn agar bisa melompat ke level yang lebih tinggi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta pihak swasta juga ikut ambil andil dalam Merah Putih Fund.

"Tidak bisa BUMN sendiri. Swasta harus ikut bergabung dalam Merah Putih Fund. Kemudian INA juga masuk ke sini, sehingga seakan akan tersimpan sebuah dana yang besar yang ingin kita pakai untuk mempercepat proses-proses yang tadi saya sampaikan," ujar Jokowi.

"Kalau ini semuanya bergerak. Saya meyakini dalam membangun sebuah masyarakat digitall, ekosistem digital segera akan kita capai," pungkasnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update