Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Radiapoh Sinaga Dukung Ops Lilin Toba 2021 Polres Simalungun

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:26 WIB Last Updated 2021-12-07T15:06:08Z
Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga saat memberikan pemaparan.
SIMALUNGUN (Kliik.id) - 
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan pihaknya mendukung Operasi Lilin Toba 2021 Polres Simalungun dalam rangka menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Hal itu disampaikan oleh Radiapoh dalam bimbingan dan arahannya saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) lintas sektor Ops Lilin Toba tahun 2021 Polres Simalungun di Posko Covid-19 Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Simalungun, Sumut, Selasa (7/12/2021).

Dikatakan Radiapoh, pelaksanaan Nataru tahun 2021 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Tahun ini harus pengunjung/mudik diprediksi akan membludak, sebab masyarakat menganggap Covid-19 sudah melandai, ini harus kita waspadai. Apalagi ketika di bukanya nanti ruang terbuka publik yang berlokasi di depan Atsari dan Pantai Bebas Parapat," katanya.

Untuk mengantisipasi pembludakan arus mudik maupun pengunjung, Radiapoh meminta kepada instansi terkait untuk saling bersinergi mendukung Ops Lilin Toba tahun 2021 Polres Simalungun ini dalam menyambut Nataru.

Terkait pelaksanaan Vaksinasi, Radiapoh meminta kepada pimpinan rumah ibadah untuk mendata dan melaporkan jamaahnya yang belum divaksin ke kecamatan untuk mendapat layanan vaksin, karena hingga Desember 2021 target 70 persen Kabupaten Simalungun harus dicapai.

Selain itu, dalam rangka menghadapi Nataru, Radiapoh juga menyampaikan akan membuat larangan penggunaan mercon, petasan dan kembang api.

"Kita akan larang itu, dan kami mohon bantuan dan dukungan dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk MUI dan FKUB," katanya.

Untuk mengantisipasi daerah yang rawan longsor, Radiapoh berharap kepada instansi terkait untuk mensiasati dan mengambil langka antisipasi bila terjadi longsor.

"BPBD, Dinas Perhubungan, dan Dinas PUPR, bila terjadi bencana longsor harus segera mengambil langkah untuk mengantisipasinya," tandasnya.

Menurut Radiapoh, Pemkab Simalungun juga melakukan kerjasama dengan pengusaha angkutan melalui program haroan bolon untuk mengatasi kerusakan jalan agar layak jalan.

Disamping itu, Pemkab juga melakukan koordinasi dengan Pemprovsu dalam hal ini instansi terkait untuk mengatasi kerusakan jalan di Simalungun.

"Bila ada masyarakat juga yang turut andil dalam mengatasi kerusakan jalan, kami silahkan," katanya sembari meminta UPTD BMBK Sumut untuk menyiapkan alat berat dititik-titik rawan lonsor dalam menghadapi Nataru ini.

"Kita berharap semua bisa sinergi dalam OPS lilin Toba. Mari kita bekerjasama untuk menghadapi Nataru ini, supaya Nataru ini berjalan dengan sukses. Kami dari Pemkab Simalungun akan menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar mengurungkan niatnya untuk mudik dalam rangka menghindari penyebaran covid-19, Kami juga siap untuk mendukung OPS lilin toba tahun 2021," ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Simalungun Abdul Halim Lubis mengatakan, dalam menghadapi Nataru tahun ini memang beda dan diperlukan sinergitas semua pihak.

Mengenai pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat, Abdul Halim menyampaikan bahwa pihaknya bersama MUI di Kecamatan juga telah melakukan sosialisasi tentang pentingnya Vaksin di masa pandemi saat ini.

"Mari kita terus mensosialisasikannya, tentang vaksin yang membawa efek positif. Kami juga terus menyampaikan ke MUI kecamatan untuk mensosialisasikan pentingnya vaksin," ujarnya.

Dalam rapat itu, para peserta rapat diminta untuk menjelaskan kesiapan dan program yang akan dilaksanakan dalam mensukseskan Ops Lilin Toba Tahun 2021.

Sebelumnya, Kasat Lantas AKP Hendrik Aritonang dan Kasat Intel AKP Restuadi Polres Simalungun telah memaparkan daerah-daerah yang diperlukan personil pengamanan dalam mengantisipasi situasi dan kondisi yang terjadi dalam menghadapi Nataru. (AS)
×
Berita Terbaru Update