Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 6 Tahun di Sergai Ditangkap Polisi

Jumat, 10 Desember 2021 | 07:50 WIB Last Updated 2021-12-10T08:54:13Z
Terduga pelaku yang diunggah di media sosial Facebook.
SERDANGBEDAGAI (Kliik.id) - 
Ayah yang tega mencabuli putri kandung berusia 6 tahun di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, ditangkap polisi.

Pelaku bernama Herman (35) sebelumnya ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Polres Sergai. Menurut kabar, pelaku diamankan di Aceh.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, membenarkan penangkapan tersebut.

"Iya betul (Diamankan, red)," ujar Hadi saat dikonfirmasi, Kamis (9/12/2021) malam.

Namun, Hadi enggan merinci kronologi penangkapan dan motif pelaku melakukan perbuatannya.

"Nanti dirilis Sergai," katanya.

Sebelumnya diberitakan, akun media sosial Facebook bernama 'Murni Andayani Silalahi Sipudan' yang menyebut anaknya dicabuli oleh ayah kandungnya, yang merupakan mantan suaminya, bernama Herman, viral. Murni mengaku telah bercerai dengan suaminya sejak tahun 2019 lalu.

Dilihat dari foto kartu tanda penduduk (KTP) yang diunggah, Herman (35) merupakan warga Dusun I, Desa Blok 10, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara.

Akun 'Murni Andayani Silalahi Sipudan' juga memposting foto laporan polisi ke Polres Sergai, pada 28 Mei 2021 dengan nomor: STTLP/97/V/2021/SU/RES SERGAI. Namun hingga kini pelaku masih berkeliaran.

"Ini adalah ayah dari anak saya. Dia manusia yang tega mecabuli anak kandungnya yang berusia 6 tahun dan saya sudah melapor ke Polres Serdangbedagai pada Mei 2021, tetapi karena manusia biadap ini kabur jadi belum tertangkap sampai sekarang," tulisnya saat dilihat Kliik.id, Rabu (8/12/2021).

Murni menyebut Herman telah kabur ke Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Ia meminta kepada masyarakat yang melihat pelaku dapat melaporkan ke polisi.

Ia menceritakan awal mula mengetahui anaknya yang berusia 6 tahun menjadi aksi bejat ayahnya ketika sang anak mengeluhkan sakit pada bagian alat vitalnya.

Saat itu ia tak begitu memperhatikan lantaran sedang merantau ke Medan untuk bekerja. Hingga akhirnya ia pun pulang ke Sergai untuk melihat kondisi anaknya yang semakin sering mengeluh sakit.

Ketika diperiksanya, ia melihat perbedaan pada alat kelamin sang anak hingga ia pun menanyakan apa yang terjadi. Di situ sang anak mengaku telah dicabuli ayah kandungnya.

Anaknya yang berusia enam tahun itu mengaku diancam akan dibunuh oleh ayahnya jika memberitahu tentang pencabulan tersebut.

"Aku takut, di bilang ayah kalau kau bilang sama mamak ku pijak kau, ku bunuh kau nanti. Itu yang buat dia gak berani cerita," tulisnya.

Atas kejadian itu, ia meminta agar pelaku yang masih dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya yang berkeliaran segera ditangkap.

"Saya berpisah dengan dia (suami) karena dia tidak punya tanggung jawab, tidak mau bekerja," katanya.

"Saya mohon bantuannya kepada bapak atau rekan-rekan yang melihat dan tau keberadaan orang tersebut. Terima kasih," tutupnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update