Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Rapidin Simbolon: Kaum Muda Harus Jadi Pahlawan dan Berjuang dari Keterpurukan Akibat Pandemi Covid-19

Rabu, 10 November 2021 | 09:02 WIB Last Updated 2021-11-10T02:02:59Z
Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon
MEDAN (Kliik.id) -
Pada peringatan Hari Pahlawan 2021, Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Sumut Rapidin Simbolon mengajak masyarakat terutama kaum muda untuk meneladani jiwa pahlawan bangsa yang berjuang tanpa kenal lelah untuk membawa masyarakat keluar dari penderitaan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

"Menjadi pahlawan bukan hanya bisa dilakukan dengan mengangkat senjata untuk mengusir penjajah, karena pada dasarnya perjuangan bukan hanya memikul senjata saja, melainkan di semua lini kehidupan, termasuk perjuangan untuk keluar dari situasi sulit yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19," ujar Rapidin dalam keterangan tertulis, Rabu (10/11/2021).

Di masa sulit, kata Rapidin, peran pemuda dan kaum milenial sebagai generasi penerus bangsa sangat diharapkan, terutama dalam bidang teknologi dimana anak-anak muda harus mampu membuat terobosan-terobosan teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Sebagai contoh dalam pengembangan UMKM dimana saat ini teknologi menjadi bagian terpenting dalam kehidupan, pemuda harus mampu mendorong budaya marketing baru lewat teknologi informasi, dimana penjual dan pembeli bisa melakukan transaksi secara simple yang sangat membantu di masa pandemi terutama dalam bidang pemasaran," katanya.

Selain itu, pemuda harus menjadi corong kebaikan untuk membawa bangsa ini cepat keluar dari krisis. Pemuda harus terus melakukan kampanye penerapan protokol kesehatan dan progam vaksinasi agar target herd immunity bias tercapai.

"Target herd immunity hanya bisa tercapai jika masyarakat memiliki kesadaran pentingnya vaksinasi dan pemuda harus menjadi corong bagi progam ini, sama seperti Bung Tomo yang pada masa itu menjadi corong perlawanan terhadap sekutu melalui media cetak dan radio. Di era saat ini, pemuda bisa menggunakan media sosial untuk terus melakukan kampanye kepada masyarakat," jelasnya.

Terakhir pemuda harus menjadi motor penggerak bagi kebangkitan ekonomi terutama di sektor ril, pemuda tidak boleh malu lagi untuk kembali ke desa dengan menjadi petani memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam, atau kembali menjadi nelayan agar bisa memanfaatkan kekayaan laut kita.

"Mari menjadi kuat dengan mengeksplorasi seluruh potensi pemuda agar negeri kita bisa bangkit, sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi saat menetapkan tema dalam presidensi Indonesia di KTT G 20 yaitu 'Recover Together, Recover Stronger', karena sesungguhnya kita mewarisi jiwa-jiwa pahlawan yang dengan semangat menyala bertekad membawa Indonesia ke arah yang lebih baik," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update