Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Presiden Jokowi Buka Pekan Kebudayaan Nasional 2021 Secara Virtual

Sabtu, 20 November 2021 | 11:30 WIB Last Updated 2021-11-20T07:37:48Z
Presiden Jokowi (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Presiden Jokowi membuka hajatan akbar Pekan Kebudayaan Nasional 2021 secara virtual pada Jumat (19/11/2021) malam. Pembukaan yang disiarkan melalui Indonesiana.tv dan akun YouTube Budaya Saya milik Kemendikbudristek.

Selama sejam lamanya, peresmian Pekan Kebudayaan Nasional yang diselenggarakan ketiga kalinya itu tak kalah meriah ketimbang tahun sebelumnya.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi menuturkan tantangan terberat yang dihadapi bangsa Indonesia di masa kini bukanlah hal pertama yang terjadi.

"Pandemi bukan yang pertama, bencana alam bukan juga yang pertama. Banyak sekali tantangan yang sudah dialami oleh bangsa Indonesia sebelum menjadi Republik ini berdiri," buka Presiden Jokowi.

Jokowi melanjutkan ada banyak hal yang bisa dipelajari dari ilmu pengetahuan dan kearifan lokal masa lalu yang diturunkan melalui nenek moyang kita.

Kearifan itu yang terangkum dalam bentuk narasi lisan misalnya skrip drama maupun pewayangan. Berangkat dari kekayaan kebudayaan dan alam, Indonesia pun berpeluang menjadi pusat peradaban.

""Saya menegaskan bahwa berangkat dari kekayaan kebudayaan dan kekayaan hayati kita, Indonesia memiliki peluang besar untuk menumbuhkan ilmu pengetahuan yang berbasis dari peradaban Indonesia," tegasnya.

Sedangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim menyambut perhelatan akbar Pekan Kebudayaan Nasional 2021 dengan penuturan dalam bahasa Jawa.

Lantunan itu ditafsirkan sebagai doa, tekad, semangat, dan kecerlangan Nusantara. Kata 'Cerlang' yang menjadi tema dari penyelenggaraan tahun ini.

Di tahun penyelenggaraan ketiga, PKN digagas dengan tema yang menjawab tantangan kehidupan masa kini, khususnya di bidang pemenuhan kebutuhan hidup dasar yakni sandang, pangan, papan.

Dengan memanfaatkan kekayaan potensi budaya setempat, dapat diperoleh solusi yang lebih berkelanjutan bagi masalah-masalah dunia hari ini. Untuk itu, PKN 2021 mengangkat tema "Cerlang Nusantara, Pandu Masa Depan."

Tarian Napas Jiwa

Pembukaan Pekan Kebudayaan Nasional 2021 dimeriahkn oleh tarian berjudul Napas Jiwa karya Rama Sooeprapto. Usai pembukaan dari Presiden Jokowi dan Menteri Nadiem Anwar Makarim, pementasan virtual yang disutradarai oleh Jay Soebijakto itu turut menggandeng Athila. 

"Pandemi membuat segala kegiatan berubah, tadinya luring jadi daring. Pendekatan juga sangat lain tidak seperti pertunjukan di atas panggung," kata Jay usai video penayangan tarian Napas Jiwa yang dihadirkan di Candi Borong, kompleks Ratu Boko, Prambanan, Sleman.

"Di sini saya menggarap secara vernakular, yang saya garap adalah tarian Indonesia di lokasi yang juga punya sejarah panjang. Ini bisa sebagai pengetahuan terus menerus, ketika dipasang 10 tahun lagi. Sebelum kita hidup, ada cinta, ketika kita hidup sampai ada kematian. Kematian itu dirayakan sama saja seperti kelahiran," pungkasnya.

Seperti diketahui, PKN 2021 adalah perhelatan kebudayaan yang diselenggarakan dengan campuran daring dan luring, merentang sejak Juli 2021 dan memuncak pada tanggal 19-26 November 2021. Terdapat 17 kompetisi budaya, 23 lokakarya, 11 sesi simposium, 60 pergelaran, pameran dan tidak kurang dari 20 sesi konferensi.

Sekitar 3.000 pelaku budaya ambil bagian secara aktif di dalam rangkaian kegiatan pendahuluan maupun puncak PKN pada 19-26 November 2021.

Beberapa musisi Tanah Air yang berpartisipasi seperti Slank, Andien, Dere, Diskoria, Shine of Black, Godbless, Viky Sianipar, dan Voice of Baceprot terlibat di dalam kegiatan ini. (Detik)
×
Berita Terbaru Update