Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Pemko Medan Akan Buka Kembali Kesawan City Walk dan Gelar Pekan Kuliner Kondang

Selasa, 16 November 2021 | 13:20 WIB Last Updated 2021-11-16T08:25:06Z
Bangunan bersejarah Kota Medan, Warenhuis
MEDAN (Kliik.id) - 
Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan menggelar Pekan Kuliner Kondang UMKM di bangunan heritage Warenhuis bersamaan dengan pembukaan kembali Kesawan City Walk pada 19 November 2021 mendatang.

Pekan Kuliner Kondang akan berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 19 sampai 21 November 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman mengatakan Pekan Kuliner Kondang digelar untuk mempromosikan ragam kuliner khas Kota Medan.

"Ini salah satu bentuk pemulihan ekonomi dan mempromosikan ragam kuliner khas Kota Medan yang bermacam-macam, untuk mendongkrak potensi wisata Kota Medan," ujar Wiriya dilansir dari Tribun Medan, Selasa (16/11/2021).

Selain itu, Wiriya menuturkan Pekan Kuliner ini juga untuk meningkatkan penghasilan UMKM setelah terpuruk di masa PPKM.

"Kuliner khas Kota Medan yang dijual oleh UMKM, kita berharap ini menjadi harapan baru untuk para UMKM di Kota Medan dan meningkatkan penghasilan mereka," jelasnya.

Wiriya menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan untuk pemberdayaan Kota Lama Kesawan, di mana dikonsep dengan menawarkan berbagai kuliner yang ada di Kota Medan.

"Ini sesuai dengan program prioritas Wali Kota Medan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 19- 21 November 2021 ini selain digelar di seputaran gedung Warenhuis juga akan digelar di Kantor Wali Kota," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Wiriya, akan digelar juga pagelaran seni dan budaya di sekitaran Kesawan.

"Selain Kuliner juga ada penampilan seni budaya. Bahkan yang menarik akan ada pemutaran video di luar gedung Warenhuis dan luar gedung Kantor Wali Kota Medan," ujarnya.

Wiriya juga meminta Dinas Kebersihan dan Pertamanan agar melakukan pemeliharaan lampu di lokasi acara dan memastikan agar PLN tidak melakukan pemadaman listrik di lokasi tersebut.

Untuk meminimalisir interaksi antar pedagang dan pengunjung, Wiriya mengatakan nantinya transaksi di kegiatan Pekan Kuliner akan menggunakan transaksi non tunai.

"Transaksi di kegiatan tersebut akan dilakukan secara non tunai, ini merupakan upaya Pemko Medan dalam digitalisasi di mana telah dilakukan pada pembayaran parkir atau yang dikenal dengan E-Parking. Langkah ini juga untuk memperkenalkan dan mengedukasi kepada masyarakat terkait dengan pembayaran non tunai," katanya.

Kemudian, Wiriya meminta agar di setiap pintu masuk harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan dilakukan pengecekan suhu tubuh.

"Kepada Camat saya meminta agar mensosialisasikan dan menginformasikan kepada masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar gedung Warenhuis bahwa pada tanggal tersebut Pemko Medan akan menggelar kegiatan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui dan memakluminya," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update