Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Dendam Akibat Ucapan, Pria di Deliserdang Bacok Rekannya hingga Tewas Bersimbah Darah

Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:49 WIB Last Updated 2021-10-13T13:50:04Z
Foto ilustrasi
DELISERDANG (Kliik.id) - Warga Desa Penen, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deliserdang, Sumut, dihebohkan dengan penemuan seorang pria yang tewas dengan kondisi bersimbah darah akibat luka bacokan senjata tajam, Selasa (12/10/2021) pukul 22.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, Rabu (13/10/2021), korban tewas bernama Heri Waruwu (45), warga Desa Penen, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deliserdang.

Korban tewas mengenaskan di tangan Satria Jaya Efendi Sembiring (31), warga desa yang sama. Pelaku merupakan mantan saudara sepengambilan dengan korban.

Mendapatkan informasi ini, polisi dari Polsek Biru-Biru mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Polisi juga telah mengamankan pelaku pembunuhan bersama barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban. 

Dalam hasil identifikasi, korban mengalami sejumlah luka robek oleh senjata tajam di kepala belakang ada 3 bagian dan luka di bahu kiri lebih kurang 7 cm didalam tubuh korban.

Kapolsek Biru-Biru Iptu Cahyadi, menjelaskan, dugaan motif sementara pembunuhan ini adalah dendam.

"Motif sementara diduga karena dendam. Pelaku menyebut korban telah menghina orang tuanya," ujar Cahyadi saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2021).

Cahyadi mengatakan, dari informasi yang diperoleh dari warga sekitar, sebelum kejadian, keduanya tidak ada pertengkaran. Malah mereka terlihat akrab sambil meminum tuak.

"Selang beberapa saat pelaku pergi ke belakang warung untuk buang air kecil, korban mengikuti dari belakang. Disana, korban mengatakan kepada pelaku bahwa tidak lama lagi ibu pelaku akan meninggal. Ucapan itu mungkin membuat pelaku marah, lalu pulang mengambil belati dan kembali ke warung," katanya.

Melihat pelaku membawa belati, kata Cahyadi, korban malah menantang pelaku berduel. Ketegangan keduanya terjadi, namun warga sekitar sempat melerai perkelahian tersebut dan mengambil pisau belati yang dipegang pelaku.

"Keduanya lalu disuruh pulang oleh warga. Namun setelah itu, diduga keduanya melanjutkan perkelahian dan akhirnya warga menemukan korban sudah tewas bersimbah darah," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update