Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Menko PMK Sebut Jokowi Arahkan Penanganan Pandemi Corona ke Endemi

Kamis, 02 September 2021 | 13:38 WIB Last Updated 2021-09-02T07:01:36Z
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebut penanganan COVID-19 di Indonesia memasuki fase endemi. Menurutnya, penyelesaian kasus virus Corona atau COVID-19 tidak akan cepat.

"Bapak Presiden memberi arahan, kita sudah mengarah penanganan pandemi ke endemi. Kemungkinan kita tidak akan bisa menyelesaikan COVID secepat yang kita bayangkan. Karena itu ada koreksi ke arah penanganan endemi, sporadis, musiman, kadang terjadi kadang tidak, mungkin terjadi di tempat tertentu, kita harus siap setiap saat," kata Muhadjir di Rusunawa Semanggi, Solo, Kamis (2/9/2021).

Meski kasus sudah turun, dia meminta masyarakat tetap menegakkan protokol kesehatan. Bahkan menggunakan masker menurutnya harus menjadi bagian dari gaya hidup.

"Dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan. Pakai masker itu menjadi bagian dari gaya hidup," ujar dia.

Dengan kondisi seperti ini, pemerintah pun melonggarkan kegiatan masyarakat untuk kembali berkegiatan ekonomi. Pemerintah akan menggunakan sistem injak gas dan rem.

"Kan sudah sesuai arahan Bapak Presiden, kita main gas-rem. Kalau landai kita akselerasi ekonomi, COVID naik, kita rem dulu untuk tangani COVID," katanya.

Di sisi lain, pemerintah terus mengebut vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok. Dia menjamin stok vaksin akan terus tersedia.

"Insyaallah (stok vaksin) aman. Makanya saya mengimbau pimpinan daerah, jangan stok vaksin. Vaksin datang, suntikkan, vaksin datang, suntikkan. Ini terus mengalir jumlah vaksin dari luar negeri. Berkat kerja keras Bu Menlu dengan berbagai macam skema. Selain beli, ada donor dari bilateral dan multilateral," kata Muhadjir. (Detik)
×
Berita Terbaru Update