Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Orang Positif COVID yang Berkeliaran Bakal Ditandai Hitam di PeduliLindungi

Senin, 30 Agustus 2021 | 21:08 WIB Last Updated 2021-08-30T18:58:55Z
Ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - Pemerintah akan menambahkan kategori warna hitam pada aplikasi PeduliLindungi untuk mencegah orang positif COVID-19 berkeliaran di ruang publik. Mereka yang tetap berkeliaran akan segera diisolasi dan dikarantina terpusat.

"Pada minggu kita akan melakukan perubahan kategori warna pada PeduliLindungi. Akan ditambahkan kategori warna hitam bagi orang yang teridentifikasi positif atau kontak erat sehingga kita bisa lebih cepat dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran kasus," kata Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers virtual, Senin (30/8/2021).

Luhut menegaskan bahwa mereka yang memaksa melakukan aktivitas di ruang publik akan langsung dievakuasi. Mereka akan dikarantina langsung.

"Jika orang-orang ini masih memaksa melakukan aktivitas di ruang publik, maka mereka langsung dievakuasi, isolasi atau dikarantina terpusat," tegasnya.

Luhut menjelaskan bahwa sudah ada 13,6 orang yang melakukan screening Corona di aplikasi PeduliLindungi. Dari screening itu, ada kategori merah yang tidak diperkenankan melakukan aktivitas.

"Masyarakat yang melakukan screening dengan PeduliLindungi di beberapa sektor publik, seperti perbelanjaan, industri olahraga, dan lainnya, telah mencapai 13,6 juta orang. Dan total dari 13,6 juta tersebut terdapat 46.200 masuk kategori merah tidak diperkenankan masuk melakukan aktivitas oleh sistem," ungkapnya.

Dia pun mengingatkan jangan sampai mereka yang positif COVID-19 masih berjalan-jalan di daerah publik. Karena itu, pemerintah pun menambahkan kategori warna hitam.

"Di sini yang perlu kita waspadai bersama, jangan sampai yang positif masih jalan-jalan di daerah publik yang bisa menularkan pada banyak orang," ujarnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update