Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Kalah Pilkada Samosir, Rapidin-Juang Pimpin KoMPaS, Siap Advokasi Masyarakat Termarginalkan

Selasa, 01 Juni 2021 | 14:37 WIB Last Updated 2021-06-01T10:44:54Z
Deklarasi KoMPaS di Jakarta
SAMOSIR (Kliik.id) - Gagal memimpin Kabupaten Samosir untuk periode kedua karena kalah pada Pilkada 2020, pasangan Rapidin Simbolon-Juang Sinaga (Rap Berjuang) tetap solid.

Kini, keduanya duet memimpin Komunitas Masyarakat dan Perantau Samosir (KoMPaS), yang dideklarasikan di Jakarta, Senin (31/5/2021) kemarin.

Rapidin sebagai ketua umum, Juang sebagai wakil ketua umum, sementara pengacara mereka saat bersidang di Mahkamah Konstitusi (MK), BMS Situmorang sebagai sekretaris jenderal.

KoMPaS didirikan untuk mengadvokasi kepentingan masyarakat yang terabaikan atau termarginalkan. Organisasi tersebut siap untuk menjadi mitra pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan di segala bidang, dan ikut serta mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance), transparan, akuntabel dan berintegritas.

Dalam keterangannya, Selasa (1/6/2021), BMS Situmorang menyampaikan, KoMPaS lahir pada 20 Mei 2021, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

"Kami optimis KoMPaS akan menjadi sebuah alternatif wadah atau ruang bagi masyarakat dan perantau Kabupaten Samosir di seluruh Indonesia untuk mengekspresikan semangat keikutsertaannya bersama elemen masyarakat Indonesia lainnya dalam menjaga dan mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta memelihara bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa serta kebanggaan terhadap tanah air, termasuk semangat gotong-royong dalam mengatasi permasalahan bangsa Indonesia dalam berbagai bidang secara khusus di Samosir," kata BMS.

Khusus untuk Kabupaten Samosir, BMS menegaskan KoMPaS akan mendorong potensi dan partisipasi masyarakat agar aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan politik lalu menjaga, mengembangkan dan melestarikan kearifan lokal (local wisdom) sebagai harta warisan (heritage) dan kebanggaan bangsa turun-temurun hingga melakukan pembinaan dan kaderisasi generasi muda dalam mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan.

Kepengurusan DPP KoMPas dilengkapi dewan pembina dan dewan penasihat. Dewan pembina diantaranya, Brigjen (Purn) Anthon Simbolon, Jonni Naibaho, Prof Dr Djuang Sitanggang, dan Marlon Simbolon. Dewan penasihat yakni Anser Naibaho, Parlindungan Sitanggang, dan Cornel Sitanggang. (Rls)
×
Berita Terbaru Update