Notification

×

Iklan

Iklan

Djarot: Bupati Nganjuk Bukan Kader dan Tak Punya KTA PDIP

Senin, 10 Mei 2021 | 11:09 WIB Last Updated 2021-05-10T08:26:24Z
Djarot Saiful Hidayat
JAKARTA (Kliik.id) - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat membantah klaim Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat yang menyatakan diri sebagai kader PDIP.

Djarot menekankan, Novi Rahman Hidayat bukan anggota partai, serta tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDIP.

"Bukan anggota dan tidak ber-KTA PDI Perjuangan," ujar Djarot dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).

Lebih lanjut, Djarot menjelaskan Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi yang merupakan kader PDIP. Ia menyebut Novi dan Marhaen memang diusung oleh PDIP bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk.

"Wakil bupatinya yang kader pengurus, salah satu Wakil Ketua DPD Jatim. Waktu pilkada keduanya diusung PDI Perjuangan dan PKB," kata Djarot.

Adapun terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang dilakukan KPK pagi hari ini, Djarot menegaskan bahwa PDIP mendukung dan mengapresiasi aparat penegak hukum untuk melakukan pemberantasan korupsi.

"Kami mendukung penuh dan memberikan apresiasi pada KPK dan Bareskrim dalam upaya pemberantasan korupsi," ucapnya.

Sebelumnya, Novi Rahman Hidayat disebut sebagai Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur. Namun, kabar itu kemudian dibantah oleh politisi PKB Luqman Hakim.

Dia bahkan mengirim pesan yang berisi video ketika Novi mengklaim dirinya sebagai kader PDIP.

"Bersama ini kami kirimkan link video di kanal YouTube yang berisi pengakuan langsung Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai kader salah satu partai politik di mana partai politik tersebut bukan PKB," kata Luqman dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).

Video itu terlihat pernyataan Novi saat acara Musyawarah Anak Cabang PDIP se-Kabupaten Nganjuk yang dilaksanakan di Kantor DPC PDIP Nganjuk, Jawa Timur.

"Saya menyampaikan secara resmi dan secara yang sebenarnya bahwa saya ini kader PDI-Perjuangan," kata Novi dalam tayangan MaduTV Network Jawa Timur, Selasa (2/3/2021).

"Saya bukan kader partai lain," ucap dia.

Bahkan, dalam kesempatan tersebut, ia tegas menyampaikan bahwa dirinya siap membangun Kabupaten Nganjuk secara bersama-sama dengan melibatkan rekan Struktural PDIP.

"Saya nyatakan dalam konferensi tadi bahwa saya adalah PDI-Perjuangan" kata Novi.

"Jiwa raga saya PDI-Perjuangan, dan saya kader partai yang akan membangun nganjuk bersama teman-teman PDI lainnya," katanya. (Kompas/Rls)
×
Berita Terbaru Update