Pagelaran Seni Tebingtinggi di PRSU, Wali Kota Tegaskan Pelestarian Budaya dan Keberagaman

Notification

×

Pagelaran Seni Tebingtinggi di PRSU, Wali Kota Tegaskan Pelestarian Budaya dan Keberagaman

Rabu, 29 Juli 2026 | 10:33 WIB Last Updated 2026-07-29T03:33:17Z
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih memberikana sambutan dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) dengan tema "Ragam Pesona Kota Lemang" di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Selasa (28/7/2026).
MEDAN (Kliik.id) - 
Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menampilkan pesona budaya daerah dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) dengan tema "Ragam Pesona Kota Lemang".

Kegiatan berlangsung di panggung budaya PRSU, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Selasa (28/7/2026).

Tampak hadir Wali Kota TebingtinggI Iman Irdian Saragih, bersama jajaran Forkopimda diantaranya Ketua DPRD Tebingtinggi Sakti Khaddafi Nasution, Wakil Ketua DPRD M Ikhwan, Kabag Ren Polres Tebingtinggi Kompol Harison Manik, Pabung Dandim 0204/DS Mayor Inf P.M.Simanjuntak, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara yang diwakili M. Liyansyah, Kepala Cabang Bank Sumut Tebingtinggi Chairul Amin Pane, Ketua TP PKK Tebingtinggi Ny. Susmira Iman Irdian Saragih, Sekda Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, serta sejumlah pejabat OPD, camat, dan lurah.

Sebelum menuju panggung budaya, rombongan Wali Kota bersama Forkopimda terlebih dahulu mengunjungi paviliun Tebingtinggi.

Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan, UKM, dan Koperasi menampilkan beragam produk UMKM, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga komoditas unggulan daerah.

Kehadiran rombongan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM lokal agar semakin dikenal dan diminati pengunjung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih menegaskan bahwa partisipasi Tebingtinggi di PRSU bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana strategis untuk memperkenalkan potensi daerah.

"Produk UMKM Tebingtinggi adalah kebanggaan kita bersama. Melalui PRSU, kita ingin menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar lebih luas," ujarnya.

Usai meninjau paviliun, Wali Kota bersama jajaran menuju panggung budaya untuk menyaksikan penampilan seni khas Tebingtinggi.

Pagelaran ini menampilkan ragam seni tradisi yang mencerminkan keberagaman suku, agama, adat istiadat, serta kreativitas masyarakat.

Dalam pidato resminya, Wali Kota menyampaikan pesan mendalam tentang makna keberagaman.

"Keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang membentuk identitas masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghargai," katanya.

Irdian juga menekankan bahwa seni dan budaya bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga aset yang mampu mendorong kemajuan daerah.

Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pelestarian budaya sekaligus mendorong inovasi.

"Budaya harus menjadi kebanggaan sekaligus identitas yang memperkuat persatuan serta memperkenalkan Tebingtinggi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irdian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan panggung budaya.

"Atas nama Pemerintah Kota Tebingtinggi, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, seniman, budayawan, pelaku UMKM, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini. Tanpa kebersamaan dan dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan berlangsung dengan meriah dan sukses," ujarnya.

Irdian berharap keikutsertaan Tebingtinggi dalam PRSU tahun ini mampu mempererat hubungan antardaerah, meningkatkan promosi potensi unggulan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

Menutup sambutannya, Irdian mendoakan agar seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan meninggalkan kesan positif bagi pengunjung.

"Semoga acara ini meriah, sukses, dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh pengunjung. Mari kita jadikan budaya sebagai kekuatan untuk membangun masa depan Tebingtinggi yang lebih maju," pungkasnya.

Pada pagelaran budaya Tebingtinggi yang dirancang Pemko melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ditampilkan beragam tarian budaya dan kreasi dari Sanggar Tari Cendana, Sanggar Sanrila Entertainment, Sanggar Pesona Nusantara, Sanggar Bunga Rampai, serta pementasan WSY Teater tentang hindari panic buying BBM.

Acara juga dimeriahkan oleh penampilan musik dari Shine Band, yang menambah semarak panggung budaya Ragam Pesona Kota Lemang. (Red)
×
Berita Terbaru Update